Breaking News:

Liga 1 2020

Tak Mau Tanggapi Bully, Pemain Persita Asal Bireuen Zikri Akbar Pilih Buang Muka

Bullying (ejekan) itu hal lumrah bagi publik figur. Teruntuk saya, saya memilih tidak menanggapinya.

Editor: Imran Thayib
Tribunnews.com
Bek kiri Persita Tangerang asal Jangka, Bireuen, Zikri Akbar. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Bek kiri Persita Tangerang asal Jangka, Bireuen, Zikri Akbar memberikan komentar terkait perundungan atau bully yang sering menimpa pemain seperti dirinya.

Menurut Zikri Akbar, ejekan dan kritik yang tidak mendesar merupakan hal lumrah yang sering diterima pesepak bola Tanah Air.

Eks pemain Persija Jakarta itu mengaku pernah merasakan hal serupa ketika di dalam maupun di luar lapangan.

Kendati demikian, Zikri enggan terlalu memperhatikan dan memilih buang muka.

“Bullying (ejekan) itu hal lumrah bagi publik figur. Teruntuk saya, saya memilih tidak menanggapinya," ujar Zikri dikutip BolaSport dari Warta Kota.

Tak hanya kepada pemain, klub yang kalah dalam bertanding pun bisa jadi bahan bully oleh netizen.

"Hanya ada dua hal, dipuji saat bagus, dan dicaci saat jelek, itulah yang ada di warganet," ucapnya.

Zikri menganggap kritik keras tanpa dasar itu terkadang bisa dicerna dari sisi lain.

Ia dapat menjadikannya sebagai pemicu semangat untuk tampil lebih baik ke depannya.

Kasus Covid-19 di Aceh Meningkat, Ini Kritik Anggota DPRA Falevi Kirani untuk Pemerintah

Kasus Virus Corona Arab Saudi Bertambah 3.927 Orang, Total Kasus Hampir 180.000 Orang

Malaysia Tegaskan Akan Menolak Pengungsi Rohingya yang Mau Masuk ke Negaranya

"Itu jadi motivasi. Saya juga memerlukan mereka untuk bangkit. Bahkan dari bullying, saya dapat bermain dan bangkit lebih baik lagi," ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved