Breaking News:

Berita Luar Negeri

Diboikot Iklan Karena Tak Mampu Atasi Ujaran Kebencian, Kekayaan Bos Facebook Turun Satu Peringkat

Akibatnya, harta kekayaan bos Facebook, Mark Zuckerberg, anjok 7 miliar dolar AS atau setara Rp 100 triliun.

CNBC
CEO Facebook, Mark Zuckerberg 

Pembatasan ini merupakan bagian dari serangkaian perubahan yang dilakukan Facebook sebelum pemilihan presiden 2020. Facebook juga berencana secara proaktif memantau informasi tentang kondisi dalam 72 jam sebelum pemilu, menggunakan standar lebih ketat untuk postingan-postingan yang tampaknya mengintimidasi atau menyesatkan.

Posting tentang pemilu akan dilengkapi dengan tautan otomatis ke Pusat Informasi Pemungutan Suara milik Facebook, dimaksudkan untuk memberikan informasi resmi mengenai pemilu.

Pusat Informasi Pemungutan Suara juga akan tampil menonjol di aplikasi Facebook dan Instagram.

Facebook juga mengumumkan protokol baru ketika postingan melanggar kebijakan, tetapi diizinkan untuk tetap berada di platform karena mengutamakan nilai kepentingan publik.

Di bawah sistem baru itu, Facebook akan memberi label konten tersebut sebagai subjek pengecualian berita.(cnn/rtr/feb)

Editor: Said Kamaruzzaman
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved