Breaking News:

Komunitas

Hakka Buka Warung Murah, Beli Nasi Rp 7.000 di Warung Muslim Dijual Kembali Rp 3.000

“Tujuan membeli menu masakan di warung-warung muslim agar tidak terganggu ekonomi mereka dengan keberadaan Warung Murah.”

Hakka/For Serambinews.com
Masyarakat membeli nasi dan lauk pauk di Warung Murah yang dibuka Yayasan Hakka Aceh di kawasan Peunayong, Banda Aceh sejak Senin (29/6/2020). 

Laporan Nasir Nurdin | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Yayasan Hakka Aceh membuka ‘Warung Murah’ menjual nasi dan lauk pauk dengan harga Rp 3.000/porsi. Warung Murah itu dibuka sejak 29 Juni hingga 30 Juli 2020 di depan Kantor Yayasan Hakka Aceh, Jalan HT Daudsyah Nomor 43, Gampong Peunayong, Banda Aceh.

Ketua Yayasan Hakka Aceh, Kho Khie Siong (Aky) dalam siaran pers-nya menyebutkan, dalam masa-masa pandemi Covid-19 yang tidak menentu dan tidak dapat diprediksi kapan berakhir semakin berdampak terhadap masyarakat, baik dari segi kesehatan maupun efek ekonomi.

Terkait kondisi ini, Yayasan Hakka Aceh menginisiasi membantu masyarakat khususnya kaum duafa/fakir miskin dengan membuka Warung Murah.

Doni Sebut Imbauan WHO Tak Bisa Diikuti Mentah-mentah, Karena Kerap Keluarkan Pernyataan Plin-plan

Waduh, Ternyata Persentase Sembuh Pasien Corona di Indonesia Lebih Rendah dari Dunia

Kegiatan ini didukung oleh relawan dari berbagai ormas, LSM, dan perusahaan multinasional di antaranya Lakpesdam NU, ADO, PAT, PMll, PKBI, CYDC, lbu-ibu PKK Gampong Mulia, Peunayong, dan Laksana. Kegiatan itu juga didukung mahasiswa Unsyiah dan salah satu produsen smartphone.

Menurut Aky, Warung Murah tersebut dibuka hari Senin sampai Kamis mulai 29 Juni hingga 30 Juli 2020 pukul 11.30 sampai 14.00 WIB.

“Kami menyediakan nasi dan lauk pauknya dengan harga Rp 3.000/porsi,” kata Aky.

Bagi masyarakat yang ingin menikmati makanan di Warung Murah dipersilakan hadir dengan membawa tempat makan/rantang sendiri dan wajib mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

ODP Bireuen Tambah Satu Orang, Traveller Juga Bertambah, Ini Datanya

Mengenai menu yang disediakan, dipastikan steril dan halal karena seluruh menu masakan dibeli di warung-warung nasi muslim di seputaran Kantor Yayasan Hakka Aceh dengan harga Rp 7.000/porsi. “Penyajinya juga relawan-relawan muslim,” ujar Aky.

Tujuan membeli menu masakan di warung-warung nasi muslim seputaran Yayasan Hakka Aceh agar tidak terganggu ekonomi mereka dengan keberadaan Warung Murah tersebut.

“Harapan kami semoga kegiatan ini dapat membantu dan meringankan beban saudara-saudara kita kaum duafa/fakir miskin. Terima kasih kepada relawan yang telah bergabung secara ikhlas tanpa dibayar,” demikian Ketua Yayasan Hakka Aceh. (*)

Penulis: Nasir Nurdin
Editor: Nasir Nurdin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved