Breaking News:

Berita Aceh Besar

Aceh Besar Raih Opini WTP Ke-8, Ketua DPRK Akan Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK

"Terima kasih kepada auditor yang telah melakukan koreksi dan memberikan masukan terhadap kesehatan fiskal Aceh Besar," ujar Iskandar Ali.

Foto: Humas Pemkab Aceh Besar
Kepala Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Aceh, Arif Agus MMAk CPA menyerahkan penghargaan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) kepada Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali yang didampingi Ketua DPRK, Iskandar Ali, Senin (29/6/2020), di Aula Gedung BPK RI Perwakilan Aceh, Banda Aceh. 

Laporan Muhammad Nasir | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar kembali meraih penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke-8 kalinya.

Penghargaan itu diserahkan oleh Kepala Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Aceh, Arif Agus MMAk CPA kepada Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali yang ikut didampingi Ketua DPRK, Iskandar Ali, Senin (29/6/2020), di Aula Gedung BPK Perwakilan Aceh, Banda Aceh.

Meski memberikan penghargaan WTP kepada Pemkab Aceh Besar, BPK RI tetap memberikan sejumlah rekomendasi untuk diperbaiki oleh pemkab setempat.

Ketua DPRK Aceh Besar, Iskandar Ali usai penyerahan WTP menyampaikan terima kasih kepada BPK RI atas penghargaan terhadap Kabupaten Aceh Besar yang kedelapan kalinya.

"Terima kasih kepada auditor yang telah melakukan koreksi dan memberikan masukan terhadap kesehatan fiskal Aceh Besar," ujar Iskandar Ali.

KNPI Aceh Serahkan Masker dan Hand Sanitizer Kepada Pemuda Bireuen

Kodim 0114/Aceh Jaya dan DPMPKB Beri Pelayanan KB kepada 548 Peserta

Sedih, Ibu Usia 85 Tahun Rawat Putranya Usia 61 Tahun yang Lumpuh

Terhadap cacatan BPK, Iskandar Ali mengatakan, dari sekian banyak rekomendasi, ke depan akan ada dua qanun yang akan ditindaklanjuti secara serius oleh dewan, sebagaimana rekomendasi DPRK.

"Ada dua qanun yang akan kita paripurnakan dalam satu bulan ini sebagai bentuk tindak lanjut rekomendasi BPK RI," ujar Ketua DPRK Aceh Besar ini.

Qanun akan akan segera diparipurnakan itu, bebernya, yaitu perubahan Qanun Nomor 5 Tahun 2011 dan Qanun Nomor 6 Tahun 2011 tentang Retribusi pajak dan restoran. Kemudian pajak retribusi mineral bukan logam.

“Dua qanun itu itu akan segera ditanggapi oleh dewan agar pemeriksaan BPK itu berjalan sempurna,” ucap Iskandar Ali.

Ia juga mengimbau semua pihak di jajaran Pemkab Aceh Besar agar serius dalam melakukan tindak lanjut rekomendasi BPK tersebut. "Karena waktunya tidak lama hanya 60 hari, makanya tidak boleh main-main ini," tukasnya.

Tidak Perlu Krim Pemutih, Cukup Konsumsi 5 Buah Ini Untuk Dapatkan Kulit Cantik dan Sehat

Kasus Virus Corona Arab Saudi Tembus 187.088 Orang

BPNB Gelar Workshop Virtual Inventarisasi Warisan Budaya tak Benda Etnis Gayo

Dalam mempertahankan WTP ke depan, dewan akan terus memberikan peran, misalnya ada qanun yang sudah kedaluwarsa maka dewan akan melakukan upgrade, sehingga hal itu tidak menjadi ganjalan pemerintah setempat.

Sebelumnya, Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali menyampaikan terima kasih BPK RI Perwakilan Aceh yang telah memberikan penghargaan WTP yang ke-8 kalinya.

Kata Bupati, penghargaan itu menjadi sebuah motivasi dan kebanggan bagi masyarakat Aceh Besar. Iaberharap kedepan Pemkab Aceh Besar dapat terus mempertahankan penghargaan WTP tersebut.

"Ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kita. Mudah-mudahan, Pemerintah Aceh Besar tetap bisa bisa mempertahankan opini WTP ini dan ini merupakan wujud dari pengelolaan pemerintahan di Aceh Besar," ujar Mawardi Ali.

Karena, ulas dia, penghargaan itu membuktikan bahwa selama ini pengelolaan pemerintahan di Aceh Besar sudah bagus.

Viral Pria Alami Gangguan Jiwa Tinggal Bersama Kucing, Ternyata Sebelumnya Korban Bullying

Hantam Tangki Semprot Hama Pakai Parang, Pria Mutiara Pidie Ditahan Polisi

Guru K2 Aceh Besar Serahkan Rekomendasi ke DPRK

Terkait rekomendasi BPK, Mawardi Ali menyatakan, pihaknya akan menindaklanjuti rekomendasi dan temuan tersebut selama 60 hari ke depan.(*)

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Saifullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved