Aktivitas Baru di Laut China Selatan, Ilmuan Temukan Waduk Air Tawar di Pulau Buatan Beijing

Waduk tersebut diestimasi membesar dalam laju terbesar 1 meter per tahunnya. Waduk itu muncul di bawah salah satu pulau buatan Beijing

via intisari-online
Kepulauan Spratly dengan sistem senjata yang telah China bangun 

SERAMBINEWS.COM - Terdapat aktivitas baru di Laut China Selatan, khususnya di wilayah Kepulauan Spratly.

Ilmuwan China temukan waduk air tawar di bawah Fiery Cross Reef.

Waduk tersebut diestimasi membesar dalam laju terbesar 1 meter per tahunnya.

Waduk itu muncul di bawah salah satu pulau buatan Beijing yang kontroversial di Laut China Selatan.

Fiery Cross Reef atau dikenal sebagai Yongshu di China, sepertinya mulai mengembang dalam laju tercepatnya.

Percepatan laju tumbuhnya Fiery Cross Reef tersebut terjadi dua kali lebih cepat dari observasi pada pulau buatan yang terbentuk secara alami.

Tidak mengejutkan jika waduk air tawar yang mirip terbentuk juga di bawah pulau buatan sepanjang Kepulauan Spratly.

Aktivitas Militer AS di Laut China Selatan Meningkat, Pertanda Siap Gempur Tiongkok?

Diduga Terlibat dalam Pembunuhan Soleimani, Iran Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Donald Trump

Waduk air tawar ini memiliki beberapa keuntungan untuk ekosistem laut.

Antara lain menyediakan sumber air tawar untuk ekosistem dan habitat lokal.

Kepulauan Spratly adalah wilayah pulau buatan yang telah lama menjadi sengketa antara Beijing dan negara-negara di perairan Laut China Selatan.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved