Krisis BBM

Konsumen Mengeluh Empat Hari Pertalite tak Tersedia di SPBU Babahrot Abdya

Peristiwa terputus stok pertalite di SPBU tersebut selama empat hari terakhir sangat dikeluhkan para konsumen pengguna kendaraan bermotor.

SERAMBINEWS.COM/ZAINUN YUSUF
Sejumlah mobil antre mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Keude Paya, Blangpidie, Abdya, Senin (16/3/2020) siang. Aktivitas masyarakat Abdya masih normal di tengah isu merebak penyebaran Virus Corona di sejumlah negara dunia, dan sudah masuk ke Indonesia. 

Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Bahan

Brimob Kompi 3 di Nagan Raya Kembali Salurkan Sembako dalam Rangka HUT Bhayangkara

Anda Ngantuk Saat Berkendara? Ini Tips Agar Terhindar dari Kecelakaan

CJH Lhokseumawe yang Ajukan Pengembalian Dana Pelunasan BPIH Masih Minim

Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite di SPBU Pantee Cermin, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), terputus sejak Sabtu dan hingga Selasa (30/6/2020), hari ini belum tersedia.

SPBU berlokasi di pinggir Jalan Nasional dari Blangpidie-Meulaboh selama ini hanya menyediakan BBM jenis pertalite dan solar. Sedangkan jenis premium (bensin) sudah lama tidak disediakan lagi.

Peristiwa terputus stok pertalite di SPBU tersebut selama empat hari terakhir sangat dikeluhkan para konsumen pengguna kendaraan bermotor.

“Pengisian pertalite, pengguna kendaraan roda empat harus ke SPBU Pantee Perak, Susoh dan SPBU Keude Paya, Blangpidie. Bahkan, ada yang pergi ke SPBU Alue Bilie, Nagan Raya, jaraknya puluhan kilometer,” kata Arsyad, warga Babahrot kepada Serambinews.com, Selasa (30/6/2020).

Persediaan pertalite yang biasanya dijual eceran di kios-kios di pinggir jalan juga sudah habis selama dua hari terakhir. Akhirnya, para kosumen harus membeli pertalite menggunakan jerigen ke SPBU Susoh dan Blangpidie (Abdya) serta SPBU Alue Bilie, Nagan Raya.

Pengguna kendaraan kawasan Kecamatan Babahrot yang berbatasan dengan Kabupaten Nagan Raya mengaku tidak tahu penyebab pasti sehingga pertalite putus kurun relatif lama.

“Kalau hanya mengalami kerusakan pompa, kan bisa diatasi dalam dua hari. Ini sudah berlangsung empat hari juga belum teratasi. Mungkin ada penyebab lain sehingga pertalite tak dikirim pihak Pertamina,” kata salah seorang warga lainnya.

Lepas dari penyebabnya, konsumen mengharapkan pengelola SPBU Pantee Cermin Babahrot bisa segera mengatasi peristiwa terputus pertalite dikarenakan merupakan kebutuhan masyarakat setempat.

Halaman
12
Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved