Breaking News:

Pendidikan

Pelatihan Remaja Putus Sekolah Ditutup, Ini Pesan Kadis Sosial Aceh

“Jadilah kalian SDM yang unggul, yang bisa dipakai di lapangan kerja, sehingga dapat menekan angka pengangguran di Aceh,” kata Alhudri.

Dinsos Aceh/For Serambinews.com
Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri menyerahkan sertifikat kepada perwakilan peserta pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi remaja binaan angkatan ke-78 di Aula UPTD RSJN Dinsos Aceh, Selasa (30/6/2020). 

“Jadilah kalian SDM  yang unggul, yang bisa dipakai di lapangan kerja, sehingga dapat menekan angka pengangguran di Aceh,” kata Alhudri. 

Laporan Nasir Nurdin | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dinas Sosial Aceh melalui UPTD Rumoh Seujahtera Jroh Naguna (RSJN) menutup pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi remaja binaan angkatan ke-78 di di Aula UPTD RSJN, Selasa (30/6/2020).

Kadis Sosial Aceh, Drs Alhudri MM mengatakan, UPTD RSJN merupakan salah satu tempat pembinaan yang bertujuan mengubah perilaku, peningkatan kemandirian, serta meningkatkan daya saing bagi remaja binaan saat kembali ke masyarakat.

Kepada remaja yang sudah menyelesaikan pendidikan, Alhudri berharap agar dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya bekal ilmu dan keterampilan yang telah didapatkan secara efektif selama lima bulan masa pendidikan.

“Jadilah kalian SDM (sumber daya manusia) yang unggul, yang bisa dipakai di lapangan kerja, sehingga dapat menekan angka pengangguran di Aceh,” kata Alhudri.

Dinilai Meresahkan, Warga Hukum Gantung Monyet, Tindakan Mereka Dikecam dan Minta Diselidiki

Berada di Bawah Pengaruh Narkoba Jenis Firaun, Seorang Pria Perkosa Gadis 15 Tahun

Menurut Alhudri, RSJN merupakan unit pelaksana teknis dinas yang membidangi pembinaan bagi remaja putus sekolah.

Pembinaan dimaksud berupa pendidikan dan pelatihan keterampilan yang diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja sekaligus SDM yang  teruji di lapangan sehingga ikut menyukseskan visi misi kepala daerah yaitu ‘Aceh Carong.’

“Pendidikan dan pelatihan keterampilan ini memang relatif singkat, yaitu lima bulan. Namun, di sini kalian bukan hanya mengikuti pendidikan dan pelatihan keterampilan saja, akan tetapi juga mendapatkan pendidikan keagamaan serta bimbingan fisik dan mental,” kata Alhudri.

Seperti diketahui, lanjut Alhudri, dalam perkembangan saat ini pendidikan menjadi faktor utama dalam menentukan sebuah keberhasilan, namun hal itu tidak menjamin seseorang untuk mendapatkan pekerjaan seperti diharapkan karena tidak mempunyai keterampilan.

Alhudri juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para instruktur atas bimbingan yang telah diberikan dengan penuh keikhlasan dan kesabaran, baik bimbingan fisik, mental, sosial, dan pelatihan keterampilan.

Pemerintah Aceh Pertahankan WTP Kelima Kali

Jika Skenario Pembelajaran Tatap Muka Jadi, Ini yang Harus Dilakukan Guru, Tendik, dan Siswa di Aceh

“Mudan-mudahan dengan kerja keras kita semua, insya Allah ke depan setelah peserta kembali ke kampung masing-masing bisa berhasil dengan baik dan sekaligus bisa bersaing di dunia kerja atau bahkan sebagai pencipta lapangan kerja,” punkas kata Alhudri.

Kepala UPTD RSJN, Saifullah melaporkan, lulusan angkatan ke-78 tahun 2020 terdiri dua jurusan, yaitu keterampilan menjahit dan bordir aplikasi dengan jumlah 33 remaja putri.

Selesai mengikuti pelatihan, semua peserta diberikan toolkit untuk pembekalan usaha dan sertifikat sesuai jurusan masing–masing.

“Kita menjangkau para remaja putus sekolah di daerah pedalaman, dalam rangka menyukseskan program kepala daerah terkait pengentasan kemiskinan dengan meminimalisir angka pengangguran,” kata Saifullah. (*)

Penulis: Nasir Nurdin
Editor: Nasir Nurdin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved