Kapal Rohingya Terdampar di Aceh Utara

Pemko Lhokseumawe Bentuk Satgas Penanganan Pengungsi Rohingya

"Bahkan sudah terbentuk Satgas. Satgas dari unsur Pemerintah Kota Lhokseumawe dan juga relawan kemanusiaan," ujar Marzuki yang juga selaku Kabag Humas

For: Serambinews.com
Para pengungsi Rohingya 

"Bahkan sudah terbentuk Satgas. Satgas dari unsur Pemerintah Kota Lhokseumawe dan juga relawan kemanusiaan," ujar Marzuki yang juga selaku Kabag Humas Setdako Lhokseumawe tersebut.

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe telah mengambil alih penanganan 99 pengungsi Rohingya yang saat ini masih ditampung di bekas kantor Imigrasi Kota Lhokseumawe, kawasan Punteut, Kecamatan Blang Mangat.

Bahkan, sudah terbentuk Satuan Tugas (Satgas).

Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Pengungsi Rohingya di Lhokseumawe, Marzuki, menyebutkan, sekarang ini penanganan Rohingya telah diambil alih Pemko Lhokseumawe.

"Bahkan sudah terbentuk Satgas. Satgas dari unsur Pemerintah Kota Lhokseumawe dan juga relawan kemanusiaan," ujar Marzuki yang juga selaku Kabag Humas Setdako Lhokseumawe tersebut.

Menurutnya, untuk Ketua Satgas sudah ditetapkan Kepala Dinas Sosial Kota Lhokseumawe, Ridwan Jalil.

Menurut Marzuki, Satgas akan bertugas untuk menangani para pengungsi Rohingya selama mereka ditampung di Kota Lhokseumawe.

Bupati Nagan Raya Resmikan TMMD Ke-108, Buka Akses Jalan 1 Kilometer

Sebagaimana diketahui, awalnya sebanyak 98 imigran Rohingya terdampar di perairan Seunuddon, Kecamatan Seunudon, Aceh Utara, Rabu (24/6/2020).

Kapal mereka ditemukan oleh nelayan dengan jarak lebih kurang empat mil dari pesisir pantai dalam kondisi rusak.

Halaman
12
Penulis: Saiful Bahri
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved