Berita Luar Negeri

India Beli Bom Pintar Israel, Bisa Hancurkan Bunker yang Baru Saja Dibuat Cina di Lokasi Pertikaian

Cina telah menggelar proyek konstruksi baru dekat lokasi pertikaian di perbatasan Himalaya yang menewaskan 20 tentara India 15 Juni 2020.

The Wire
China Bangun Bunker di Perbatasan, India Borong Bom Pintar Penghancur Bunker dari Israel . Jet tempur Mirage 2000 India yang menggendong bom pintar SPICE-2000 penghancur bunker 

Memang pengguna bom pintar SPICE-2000 hanya dua di dunia, yakni Israel dan India. Melansir indomiliter, sistem pemandu SPICE disebut-sebut menjadi salah satu yang terbaik di segmen bom pintar, dimana bom ini menggabungkan panduan dari satellite guidance dan electro-optical guidance.

SERAMBINEWS.COM - TIDAK hanya memborong alutsista terbaru seperti jet tempur dari Rusia, kini India juga memborong rudal dan bom pintar untuk menghancurkan pertahanan Cina.

Diketahui Cina telah menggelar proyek konstruksi baru dekat lokasi pertikaian di perbatasan Himalaya yang menewaskan 20 tentara India 15 Juni 2020, menurut foto-foto satelit teranyar.

Sejumlah bunker, tenda, dan unit penyimpanan peralatan militer jelas tampak di area.

Rusia Percepat Pengiriman Rudal yang Dibeli India, Ancaman bagi China?

Tentara India Siapkan Pakaian Khusus Kedap Air Hadapi China di Lembah Galwan

PM India Serukan Made in India, Ketergantungan Impor dari China Harus Diakhiri

Padahal, pemandangan ini sama sekali tidak ada dalam foto-foto udara awal Juni, sebagaimana dilaporkan kantor berita Reuters.

Foto-foto satelit tersebut diproduksi perusahaan teknologi antariksa Maxar pada 22 Juni dan dirilis ketika Cina dan India sedang menggelar perundingan untuk meredam ketegangan.

Media lokal juga mengutip sumber-sumber dari militer India yang menyebutkan proyek konstruksi Cina tampaknya berlangsung antara bentrokan 15 Juni dan perundingan tingkat komandan sebelumnya.

Citra satelit pada Mei lalu menunjukkan tidak ada struktur bangunan di wilayah sengketa dekat lokasi bentrokan.

P Stobdan, mantan diplomat India yang ahli dalam urusan Ladakh, mengatakan kepada BBC bahwa konstruksi itu "mengkhawatirkan".

"[Pemerintah] India belum merilis foto apapun atau membuat pernyataan, jadi sulit menilainya. Namun foto-foto yang dirilis perusahaan swasta menunjukkan pihak Cina telah membangun infrastruktur dan belum mundur," tuturnya.

Halaman
1234
Editor: Said Kamaruzzaman
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved