Breaking News:

Berita Luar Negeri

India Beli Bom Pintar Israel, Bisa Hancurkan Bunker yang Baru Saja Dibuat Cina di Lokasi Pertikaian

Cina telah menggelar proyek konstruksi baru dekat lokasi pertikaian di perbatasan Himalaya yang menewaskan 20 tentara India 15 Juni 2020.

The Wire
China Bangun Bunker di Perbatasan, India Borong Bom Pintar Penghancur Bunker dari Israel . Jet tempur Mirage 2000 India yang menggendong bom pintar SPICE-2000 penghancur bunker 

Hulu ledak yang dibawa bisa bermacam-macam jenis, disesuaikan dengan kebutuhan pada sasaran.

Karena terbilang senjata yang canggih, hanya segelintir jet tempur yang dapat membawa bom pintar ini, sebut saja ada nama F-16, F-15, Panavia Tornado, Saab Gripen, dan Mirage-2000.

AU India kabarnya tengah mengembangkan solusi agar SPICE nantinya dapat dilepaskan dari Sukhoi Su-30MKI.

Gambar satelit oleh Planet Labs, Inc pada 16 Juni 2020 memperlihatkan Lembah Galwan yang terletak antara Tibet, China dan Ladakh, India.
Gambar satelit oleh Planet Labs, Inc pada 16 Juni 2020 memperlihatkan Lembah Galwan yang terletak antara Tibet, China dan Ladakh, India. (AFP/PLANET LABS, INC)

Selain itu, Angkatan Darat India juga memesan lebih banyak amunisi berpemandu presisi Excalibur untuk artileri berat M-777 Howitzer dari Amerika Serikat.

"Ada rencana untuk memesan lebih banyak amunisi Excalibur dari AS di bawah kekuatan keuangan Wakil Ketua," kata sumber-sumber pertahanan kepada India Today TV.

Rencananya adalah untuk meningkatkan Angkatan Darat yang mengerahkan howitzer M-777 ke sektor Ladakh Timur.

Amunisi Excalibur memiliki jangkauan lebih dan akurasi yang lebih baik yang membuatnya mematikan dapat mengenai target pada 40-50 km tergantung pada senjata artileri yang digunakan.

Sedangkan Angkatan Udara India sudah menyiapkan skenario berperang dengan China yang mengerahkan sistem pertahanan udara S-300 dan S-400 di wilayah Tibet.

“IAF berperang untuk skenario yang beroperasi di tengah sistem pertahanan udara Tiongkok yang meliputi S 400, S 300, LY 80 dan lainnya. Yang bisa saya katakan adalah bahwa ketinggian dan pegunungan bekerja untuk keuntungan kita, ” kata seorang sumber kepada ThePrint.

Sumber-sumber di lembaga pertahanan dan keamanan mengatakan bahwa dari pertempuran murni udara-ke-udara, India memiliki keunggulan atas Cina di sektor tinggi Ladakh.

Halaman
1234
Editor: Said Kamaruzzaman
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved