Breaking News:

PON Papua 2021

Bangun Venue PON XX 2021, Papua Habiskan Dana APBD Rp 3,8 Triliun

Ada empat arena olahraga yang dibangun yaitu Istora Papua Bangkit, venue akuatik, arena kriket, dan lapangan hoki (indoor plus outdoor).

Editor: Imran Thayib
(Dok Kementerian PUPR)
Pembangunan Venue PON XX Papua. 

Kemudian, plot dana Rp 277 miliar untuk pembangunan arena kriket dan lapangan hoki.

Pemerintah juga telah mengucurkan dana APBN sebesar Rp2,3 triliun untuk mendukung proses pembangunan venue PON Papua yang akan digelar 2-13 Oktober tahun depan.

Sebagaimana diketahui, seharusnya PON Papua XX sesuai jadwal akan digelar 20 Oktober - 2 November 2020 dengan mempertandingkan 37 cabang olahraga dari 47 cabang olahraga yang sudah ditetapkan.

Terkait Wacana Penutupan SMAN 3 Bukit,  Kadisdik: Belum Ada Koordinasi Apa pun dengan Disdik Aceh

L-300 Seruduk Pickup Panther, Supir dan Seorang Penumpang Terluka, Begini Kronologisnya

Hati-hati! Anonymous Minta Tik Tok Dihapus, Digunakan China untuk Operasi Mata-mata

37 cabor itu aerosport, akuatik, atletik, anggar, angkat berat, baseball, biliard, bermotor, bola basket, bola tangan, bola voli, bulutangkis, catur, kriket, dayung, gulat, hoki, judo, karate, kempo, layar, menembak, muaythai, panahan, panjat tebing, pencak silat, rugby, selam, senam, sepakbola, sepak sakraw, sepatu roda, taekwondo, tarung derajat, tenis, tinju, dan wushu.

Sebelumnya, Kamis (23/4/2020), Presiden Joko Widodo secara resmi menunda perhelatan PON.

Penundaan even empat tahunan itu menyusul akibat pandemi virus Corona (Covid-19) melanda Tanah Air.

"Bapak Presiden memutuskan untuk pelaksanaan PON ke-20 di Papua yang tadinya direncanakan Oktober 2020 ditunda menjadi Oktober 2021," kata Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, usai rapat dengan Presiden, Kamis (23/4/2020).

Amali mengatakan, ada beberapa pertimbangan yang mendasari penundaan ini. Pertama, penyelesaian pekerjaan fisik venue yang masih berlangsung sampai dengan sebelum Covid-19, akhirnya harus tertunda karena wabah ini.

"Karena bahan-bahan sekarang ini sudah kurang tersedia, kemudian pendistribusian bahan-bahan untuk pembangunan yang didatangkan dari luar papua juga mengalami hambatan, sebagaimana kita tahu bahwa sekarang ini provinsi Papua memberlakukan penutupan," kata Amali.

Selain itu, tenaga kerja yang melakukan pekerjaan konstruksi sebagian juga didatangkan dari luar Papua.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved