Breaking News:

Berita Banda Aceh

Kejati Sudah Periksa 6 Pejabat BPMA Terkait Penerimaan Tunjangan Kinerja

Mereka diperiksa terkait dengan penerimaan uang tunjangan kinerja (tukin) tahun 2019 yang diduga tidak sesuai

For Serambinews.com
Kasi Penkum Kejati Aceh, H Munawal Hadi SH MH 

Mereka diperiksa terkait dengan penerimaan uang tunjangan kinerja (tukin) tahun 2019 yang diduga tidak sesuai

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh sudah memeriksa enam pejabat Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA).

Mereka yang dipanggil terdiri atas satu deputi, tiga kepala divisi, dan dua orang staf. Mereka diperiksa terkait dengan penerimaan uang tunjangan kinerja (tukin) tahun 2019 yang diduga tidak sesuai.

Kasi Penkum Kejati Aceh, H Munawal Hadi SH MH yang dikonfirmasi Serambinews.com, Sabtu (4/7/2020) menjelaskan bahwa pemeriksaan itu masih pada tahap penyelidikan untuk mengumpulkan data-data dan bukti awal.

Sedangkan pemeriksaan itu sendiri sudah dilakukan sejak Senin (22/6/2020).

"Sampai saat ini yang sudah kita periksa baru enam orang yaitu satu deputi, tiga kepala divisi, dan dua staf BPMA. Dalam dua hari ini, tidak ada pemeriksaan lanjutan karena kita keterbatasan anggota dan mereka juga menanggani kasus lain. Sejauh ini belum ada perkembangan," kata Munawal.

 Keluarga Akan Lapor Balik Anak Durhaka yang Ingin Jebloskan Ibu Kandungnya ke Penjara

Kendati demikian, Munawal menegaskan bahwa pihaknya akan terus melanjutkan perkara itu. Dalam waktu dekat, lanjutnya, penyidik akan kembali memanggil pejabat dan staf BPMA untuk dimintai keterangan.

"Kita akan lihat nanti apakah penerimaan tukin itu sesuai aturan atau tidak," ujar Munawal lagi.

Sebelumnya diberitakan, penyidik Kejati Aceh akan memeriksa empat pejabat dan 74 staf BPMA. Munawal tidak menyebutkan siapa saja pejabat yang menerima uang tunjangan kinerja tersebut.

Hingga kemarin, baru enam orang yang sudah diperiksa oleh penyidik.(*)

Menolak Cinta Seorang Pria, Wanita Ini Ditembak Mati Dua Hari Menjelang Pernikahannya

Seorang Wanita di India Jual Suami ke Pelakor, Karena Gerah Terus-terusan Diselingkuhi

Petani Nekat Bunuh Diri, Gegara Handphone yang Dibelikannya untuk Sang Putri Tak Sesuai Keinginan

Pasangan Ini Batal Menikah, Gegara Ayah Pengantin Pria Malah Kawin Lari dengan Calon Ibu Mertua

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Ibrahim Aji
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved