Breaking News:

Luar Negeri

Kisah Samia Hussein Pengantin ISIS, Lengan dan Payudara Wanita Ini Terluka Gegara ISIS

Samia yang berasal dari Southall, London Barat, Inggris, mengklaim teradikalisasi secara online sebelum kabur ke Suriah pada 2015.

Screengrab from YouTube via The Sun
Samia Hussein, perempuan 25 tahun yang tinggal di kamp pengungsian al-Hol, Suriah. Dia menyalahkan ISIS karena payudara dan lengannya terluka dalam serangan udara oleh koalisi internasional.(Screengrab from YouTube via The Sun) 

Meski begitu, dinas keamanan tidak menghubungi orangtua si gadis yang tak disebutkan identitasnya, sehingga dia bisa bebas melenggang ke Suriah.

Ucapan Duncan tersebut selaras dengan pengakuan Samia Hussein, yang menuturkan MI5 sempat memperingatkan mereka mengawasi gadis-gadis itu.

"Tapi, mereka tidak menyita paspor mereka. Karena itu, mereka diizinkan untuk berangkat ke Turki dan menyeberang," papar perempuan yang ditangkap di Baghouz pada Maret 2019 itu.

Lebih lanjut, Samia menerangkan dia tahu sudah memberikan aib kepada keluarganya, yang tak terlalu religius dan tidak mengira dia jadi radikal.

Karena itu, dia berharap bisa diizinkan pulang ke Inggris, dan bisa diadili atas kejahatannya di pengadilan Negeri "Ratu Elizabeth" itu.

"Saya masih hidup, setengah dari diri saya selamat bagaimana pun. Kami dicuci otak secara daring. Saya tak tahu jika datang ke Suriah adalah kejahatan," akunya.

Pemerkosa dan Pembunuh Ini 28 Tahun Menunggu Hukuman Mati, Kini Tewas Terkena Covid-19

Anggota DPRA, Bardan Sahidi Sambut Baik Perdamaian Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah

Jokowi Gaungkan Reshuffle, Rocky Gerung Mau Jadi Menkumham, Tapi Syaratnya Tak Main-main

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lengan dan Payudara Terluka karena Serangan Udara, Samia Hussein Salahkan ISIS", 

Editor: Faisal Zamzami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved