Breaking News:

Berita Aceh Barat Daya

Bawa Kabur Uang Nasabah, Oknum Karyawati Bank Terancam Dipenjara 15 Tahun dan Denda Rp 20 Miliar

RS alias Vina (26) oknum karyawati salah satu Bank BUMN di Blangpidie Aceh Barat Daya (Abdya) terancam dibui 15 tahun penjara dan denda Rp 20 miliar

SERAMBINEWS.COM/ RAHMAT SAPUTRA
Kasat Reskrim Abdya, AKP Erjan Dasmi STP (tengah) memperlihatkan satu unit mobil milik Vina oknum karyawati Bank BUMN di Blangpidie yang membawa kabur uang nasabah miliaran rupiah, Selasa (7/7/2020) di halaman mapolres setempat. 

Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - RS alias Vina (26) oknum karyawati salah satu Bank BUMN di Blangpidie Aceh Barat Daya (Abdya) terancam dibui 15 tahun penjara dan denda Rp 20 miliar.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Abdya, AKBP Muhammad Nasution didampingi Kabag Ops, AKP Haryono dan Kasat Reskrim Polres Abdya, AKP Erjan Dasmi STP saat menggelar konferensi pers, Selasa (7/7/2020) di halaman mapolres Abdya.

Menurut AKBP Nasution, Vina terancam dijerat dengan Pasal 46 ayat (1) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 tahun 1992 tentang Perbankan Juncto Pasal 372 Juncto Pasal 378 KUHPidana tentang Penipuan dan Penggelapan.

"Ancaman hukumannya, minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara, serta denda sekurang-kurangnya Rp 10 miliar dan paling banyak Rp 20 miliar," ujar AKBP Muhammad Nasution dalam konferensi pers menjawab pertanyaan Serambinews.com.

Bawa Kabur Miliaran Uang Nasabah, Oknum Karyawati Bank di Abdya Ditangkap di Aceh Tengah

Vina yang menggunakan baju tahanan berwarna orange itu, tak banyak berkata-kata.

Bahkan, wanita kelahiran Air Berudang Aceh Selatan itu, berulang kali menundukkan kepalanya untuk menghindari kamera awak media.

Setelah beberapa menit di hadapkan dengan awak media, wanita berkulit putih itu, kembali dibawa ke sel tahanan mapolres setempat.

Dalam konferensi pers itu, Kapolres Abdya, AKBP Muhammad Nasution SIK mengatakan dalam kasus ini, pihaknya telah menerima sebanyak enam laporan, dengan total kerugian Rp 3,6 miliar.

"Jadi, total kerugian yang dialami enam nasabah ini mencapai Rp 3,6 miliar," sebutnya.

Halaman
1234
Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved