Piala Dunia 2022

Dana Piala Dunia 2022 Dipangkas, Qatar Berhentikan Karyawan di Tengah Pandemi Covid-19

Namun, mereka memastikan sejumlah posisi yang tak berarti akan dihilangkan sebagai salah satu upaya efisiensi biaya.

(www.archdaily.com)
Al-Wakrah Stadium di Doha, Qatar. Stadion tersebut dibuat oleh Zaha Hadid untuk event Piala Dunia 2022 di Qatar. Bangunan tersebut menjadi kontroversi ketika banyak pekerjanya tewas selama pembangunan berlangsung. 

SERAMBINEWS.COM - Penyelenggara Piala Dunia 2022 dikabarkan akan memberhentikan sejumlah karyawan.

Pengurangan itu dilakukan menyusul adanya kebijakan pemangkasan biaya oleh Pemerintah Qatar di tengah krisis ekonomi yang diderita akibat pandemi virus corona (Covid-19).

Hal serupa sudah lebih dulu dilakukan oleh perusahaan-perusahaan milik negara termasuk Qatar Petroleum, dan Qatar Airways.

Tercatat sekitar 550 karyawan dipekerjakan dalam proyek Piala Dunia 2022 termasuk warga Qatar, dan pekerja asing.

Mereka bertanggungjawab mengawasi pekerjaan dari puluhan ribu kontraktor yang terlibat dalam proyek tersebut.

"Komite (panitia penyelenggara) sudah melakukan pelatihan internal untuk menilai tenaga kerja yang ada saat ini berkaitan dengan manajemen anggaran, dan efisiensi operasional sebagai bagian dari transisi ini," ungkap penyelenggara dalam sebuah pernyataan kepada AFP sebagaimana dirilis Antaranews, Senin (6/7/2020).

Tersangka Kasus Septic Tank Ditahan, Diduga Rugikan Negara Rp 1,6 Miliar

Setelah Cerai Engku Emran Ngeluh Hidup Sendirian, Laudya Cynthia Bella Ceria Gara-gara Ini

Silaturrahmi dengan Bupati, Pengurus MPU Aceh Selatan Sampaikan Lima Rekomendasi. Ini Poin-poinnya

Hanya saja, panitia tak mengkonfirmasi berapa banyak pos yang bakal dihilangkan atau mengalami pemangkasan biaya.

Namun, mereka memastikan sejumlah posisi yang tak berarti akan dihilangkan sebagai salah satu upaya efisiensi biaya.

"Akibatnya kami memutuskan untuk memberhentikan karyawan di sejumlah posisi. Semua gaji yang jatuh tempo dan tunjangan akhir akan dibayarkan kepada mereka yang berhenti, sesuai dengan undang-undang ketenagakerjaan di Qatar," kata pernyataan yang sama.

Sebuah sumber di salah satu perusahaan yang terlibat dalam proyek pembangunan salah satu stadion Piala Dunia 2022 mengatakan, bahwa beberapa staf di perusahaan ini sudah diberhentikan.

Halaman
123
Editor: Imran Thayib
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved