Luar Negeri

Dukungan Terhadap Partai Presiden Erdogan Menurun, Penyebabnya Karena Covid-19 dan Tekanan Ekonomi

Dari Januari hingga Maret, partai Erdogan tetap stabil, dengan 33,7 persen responden mengatakan mereka akan memilih AKP

AFP/ADEM ALTAN
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (AFP/ADEM ALTAN) 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Hasil survei yang dilakukan oleh sebuah lembaga independen menyebutkan bahwa Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang dipimpin Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, dinilai telah kehilangan banyak dukungan selama beberapa bulan terakhir.

Grup riset independen MetroPoll Arastirma melakukan survei setiap bulan dengan melakukan jajak pendapat, “Jika ada pemilihan parlemen Minggu ini, partai politik mana yang akan Anda pilih?” dan pemilih menjawab akan memilih presiden baru serta 600 anggota parlemen untuk masa jabatan lima tahun.

Pemilihan umum di Turki sendiri akan dijadwalkan pada 2023 mendatang, kutip Al-Arabiya, Selasa(7/7/2020).

Meski untuk sementara, Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) masih memimpin polling dengan selisih hampir enam poin di depan partai oposisi utama Partai Rakyat Republik (CHP) menurut jajak pendapat Juni lalu.

Namun, yang menjadi catatan, AKP telah kehilangan dukungan selama beberapa bulan terakhir.

CHP adalah partai sosial-demokratis dan merupakan partai politik tertua di Turki.

Partai ini juga dianggap sebagai oposisi utama di Lembaga Majelis Nasional.

Dari Januari hingga Maret, partai Erdogan tetap stabil, dengan 33,7 persen responden mengatakan mereka akan memilih AKP, tetapi pada Juni dukungan telah turun menjadi 30,3 persen.

Dalam jajak pendapat Mei, 30,7 persen responden mengatakan mereka akan memilih AKP jika ada pemilihan dilakukan waktu itu.

MetroPoll Arastirma tidak menyebutkan berapa banyak responden yang mereka gunakan dalam survei ini.

Halaman
123
Editor: faisal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved