Breaking News:

Liga 1 2020

Tak Boleh Ada Keramaian, Gugus Tugas Belum Rekomendasi Lanjutan Kompetisi Liga 1 2020

Gugus tugas hanya memberikan lampu hijau untuk olahraga personal saja seperti tenis meja, bulutangkis, dan lari, itu juga masih terbatas pesertanya.

bhayangkara-footballclub.com
Center-bek Persiraja asal Inggris, Thomas Adam Mitter mengawal ketat pemain Bhayangkara FC, Ahmad Jufrianto dalam pertandingan pekan pertama Liga 1 2020 di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh. Duel itu berakhir imbang 0-0. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - PSSI resmi melanjutkan guliran kompetisi Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 pada Oktober 2020 mendatang.

Hanya saja, nasib lanjutan kompetisi Liga 1 masih abu-abu.

Anggota DPR RI Komisi X, Yoyok Sukawi menegaskan, bahwa memang dari awal gugus tugas hanya memberi lampu hijau untuk olahraga personal.

Memang, Pemerintah atau Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sudah memberikan lampu hijau untuk PSSI melangsungkan kembali kompetisi Liga 1, serta Liga 2.

Tetapi, gugus tugas penanggulangan virus corona (Covid-19) hingga saat ini belum mengeluarkan rekomendasi untuk kegiatan olahraga dengan kontak fisik langsung seperti kompetisi Liga 1, dan Liga 2.

Dalam pertemuan sebelumnya dengan pihak Kemenpora dan beberapa cabor yang akan melanjutkan kompetisi, gugus tugas hanya memberikan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi bila mana kompetisi akan bergulir lagi.

Poltekkes Aceh Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Gelombang Kedua Prodi D-3 Keperawatan Aceh Utara

Akhiri Ketidakstabilan Politik, Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin Rencanakan Pemilu Dini

Wanita Dominasi Gugatan Cerai di Aceh Barat, Ini Penyebabnya

Yoyok Sukawi saat dihubungi BolaSport.com, Selasa (7/7/2020), mengatakan, bila dari hasil pertemuan dengan Ketua Gugus Tugas Penanggulangan covid-19, Doni Monardo, belum ada tanda-tanda bila gugus tugas akan memberikan rekomendasi untuk kelanjutan kompetisi Liga 1.

"Sebulan lalu, Komisi X RDP (Rapat Dengar Pendapat) dengan gugus tugas, tentang pendidikan. Ada anggota Komisi X yang bertanya, soal apakah kompetisi olahraga sudah boleh dilakukan," kata Yoyok Sukawi kepada BolaSport.com.

"Lalu dijawab, bila melihat dari draf kenormalan baru masih belum boleh ada kegiatan yang mengumpulkan orang banyak. Sementara dari Kemenpora sudah terlebih dulu mengeluarkan protokol kesehatan untuk berkegiatan olahraga. Meski hanya 30 persen kapasitas. Gugus tugas tetap belum boleh karena curva Covid belum landai," ucapnya.

Yoyok menjelaskan, bahwa gugus tugas hanya memberikan lampu hijau untuk kegiatan olahraga personal saja seperti tenis meja, bulutangkis, dan lari, itu juga masih terbatas pesertanya.

Tetapi beberapa cabang olahraga seperti sepak bola, basket, dan beberapa cabor lainnya menyatakan akan melanjutkan kompetisi pada Oktober mendatang.

Kemenkes RI: Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan Rapid Test Antibodi Hanya Rp 150.000

Dua Pasien Covid-19 Aceh yang Dirawat di RSUZA Sembuh

MotoGP 2020 Dimulai Pekan Depan di Sirkuit Jerez Spanyol, Perpisahan Valentino Rossi Bersama Yamaha

Halaman
12
Editor: Imran Thayib
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved