Breaking News:

Rencanakan Pencaplokan Tepi Barat Palestina, Israel Dapat Peringatan Keras dari Empat Negara

Israel tengah berupaya mencaplok wilayah Tepi Barat Palestina. Terkait rencana ini, empat negara memberi peringatan keras.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat berbicara dalam pertemuan antar-menteri luar negeri Uni Eropa di Brussels, Senin (11/12/2017).(EMMANUEL DUNAND / AFP) 

SERAMBINEWS.COM - Israel tengah berupaya mencaplok wilayah Tepi Barat Palestina.

Terkait rencana ini, empat negara memberi peringatan keras.

Menteri luar negeri Mesir, Yordania, Prancis, dan Jerman, memperingatkan pada hari Selasa (7/7/2020), setiap perubahan pada perbatasan timur Israel akan berdampak pada hubungan mereka dengan Israel.

"Langkah seperti itu juga bisa berdampak pada hubungan dengan Israel," peringatan mereka.

Diberitakan Kontan dari Aljazeera, keempat pemimpin negara itu melakukan konferensi video.

Mereka bersepakat tidak akan mengakui perpanjangan hukum Israel di Tepi Barat kecuali Palestina menyetujuinya.

()

ILUSTRASI Palestina - Warga Palestina melakukan salat subuh di kompleks Masjid Al-Aqsa, situs paling suci ketiga Islam, di Kota Tua Yerusalem pada 31 Mei 2020, setelah ditutup selama lebih dari dua bulan karena pandemi Covid-19. (AFP/AHMAD GHARABLI)

"Kami dengan suara bulat percaya bahwa tanpa aneksasi wilayah Palestina yang diduduki pada tahun 1967 akan melanggar hukum internasional dan membahayakan fondasi proses perdamaian," demikian bunyi pernyataan bersama itu.

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson juga sempat menyampaikan penolakannya kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Palestina Tolak encana Perdamaian Donald Trump

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved