Jumat, 12 Juni 2026

Info Kota Sabang

Persiapan Masuk Sekolah Masa New Normal, BKMT dan PMI Sabang Disinfektan Seluruh SLTA di Kota Sabang

Dalam rangka persiapan bagi siswa-siswi Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) yang akan kembali bersekolah dimasa Pandemi New Normal, BKMT bersama...

Tayang:
Penulis: Jalimin | Editor: Jalimin
Foto Humas Pemko Sabang
Menghadapi persiapan bagi siswa-siswi SLTA yang akan kembali bersekolah di masa Pandemi New Normal, BKMT bersama PMI Kota Sabang melakukan penyemprotan desinfektan di seluruh SLTA di Kota Sabang, Kamis (09/07/2020). 

Laporan Jalimin | Kota Sabang 

 

SERAMBINEWS.COM, SABANG - Dalam rangka persiapan bagi siswa-siswi Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) yang akan kembali bersekolah di masa New Normal Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19), Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sabang melakukan penyemprotan desinfektan di seluruh SLTA di Kota Sabang, Kamis (9/7/2020).

Ketua PMI Kota Sabang yang juga Wakil Wali Kota Sabang, Drs H Suradji Junus mengatakan, kegiatan yang dilakukan ini sebagai bentuk kepedulian dari BKMT Kota Sabang untuk membantu menyemprot desinfektan ke sejumlah sekolah bekerjasama dengan PMI Kota Sabang.

Disebutkan, penyemprotan ini dilakukan di seluruh SLTA, madrasah dan beberapa pesantren atau dayah yang ada di Kota Sabang. Total semuanya ada sepuluh sekolah yang akan dilakukan penyemprotan desinfektan.

"Untuk sekolah-sekolah lainnya seperti Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Dasar (SD) kemungkinan juga, Jumat (10/7/2020) akan dilakukan penyemprotan desinfektan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pendidikan Kota Sabang," ujar Ketua PMI Sabang, Drs H Suraji Junus yang juga penasehat BKMT Kota Sabang ini.

Selain melakukan penyemprotan desinfektan di sekolah-sekolah, BKMT Sabang nantinya juga akan membagikan masker dan alat ukur suhu tubuh (thermoscanner) untuk sekolah tersebut.

Kepala SMA Negeri 1 Kota Sabang, Satriah SPd menyambut baik kegiatan sosial ini dan sangat berterimakasih kepada BKMT dan PMI Kota Sabang.

“Kita mulai masuk sekolah tanggal 13 Juli 2020, jadi sebelumnya kita juga telah mempersiapkan segala kebutuhan para siswa untuk kembali bersekolah pada masa pandemi ini, termasuk menyediakan tempat mencuci tangan dan masker,” ujarnya.

Bahkan, katanya, di sekolah juga telah membentuk satgas yang nantinya bertugas menjaga anak untuk tetap menjaga jarak dan di pintu gerbang juga disediakan thermoscanner sesuai protokol kesehatan new normal di masa pandemi Covid-19.

Lebih lanjut dijelaskan, sesuai arahan Dinas Pendidikan Provinsi Aceh, pembelajaran akan dijalankan secara shift, di dalam satu kelas ada 36 siswa dibagi menjadi dua, Kelompok A dan Kelompok B. Jadi minggu pertama yang bersekolah adalah kelompok A dan minggu kedua yang bersekolah adalah kelompok B, ini akan terus bergilir.

"Sistem pembelajaran yang dilakukan saat tatap muka hanya ada tutorial, jadi tidak ada mengerjakan tugas di sekolah dan tugasnya dilakukan di minggu kedua saat anak berada di rumah, dan begitu seterusnya bergilir antara kelompok A dan B," jelas Satriah SPd. 

Sementara para dewan guru tetap hadir mengajar disekolah setiap hari seperti biasa atau tidak berlaku shift karena jumlah guru yang terbatas.(*)

Sidak ke Puskesmas Singkil, Bupati Minta Petugas Berikan Makser ke Pengunjung yang tak Memakainya

Landmark Kota Medan, Akses Langsung ke Mall, Cicilan mulai 5 Jutaan!

Nova Luncurkan Program Gerakan Mandiri Pangan

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved