Berita Bireuen

Putri Abiya Jeunieb Meninggal, Ribuan Pelayat Penuhi Kompleks Dayah Rauhul Mudi

ribuan pelayat memadati komplek Dayah Rauhul Mudi, mereka menunggu prosesesi jenazah untuk difardhu kifayahkan

FOR SERAMBINEWS.COM
Pimpinan Dayah Rauhul Mudi Al Aziziyah yang juga Ketua Umum Barisan Muda Ummat (BMU) Pusat, Tgk M Yusuf Nasir atau Abiya Jeunieb memangku jenazah putrinya Jauhara Zahrani (2.5 tahun) yang meninggal dunia, Kamis (9/7/2020) 

SERAMBINEWS.COM -  Inna lillahi Wa Inna Ilaihi Raji'un, kabar duka kembali datang dari Kabupaten Bireuen.

Kali ini beredar di sejumlah dinding Facebook para Pimpinan Dayah, Anggota DPR RI, DPRK hingga masyarakat biasa.

Dikabarkan telah berpulang kerahmatullah Jauhara Zahrani (2.5 tahun), putri dari Tgk M Yusuf Nasir atau Abiya Jeunieb Pimpinan Dayah Rauhul Mudi Al Aziziyah yang juga Ketua Umum Barisan Muda Ummat (BMU) Pusat.

Kabar duka tersebut sangat cepat beredar di sejumlah grup WhatsApp dan status facebook para netizen.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Serambinews.com, ribuan pelayat memadati komplek Dayah Rauhul Mudi guna mengikuti prosesi jenazah untuk difardhu kifayahkan.

Diantaranya beberapa Pimpinan Dayah, pengusaha dan pejabat pemerintah setempat, seperti Ayah Hasan, Waled Munir Kiran, H Sibral Malasyi MAAR Group, Abati Kuta Krueng, Abi Nas Jeunieb, Abiya Anwar Kuta Kreung, Kabag Biro Kesra Setdakab Bireuen M. Yusuf, Muspika Jeunieb, Pengurus BMU dan para milenial komunitas Warrior.

Susi Pudjiastuti: Bansos Covid-19 Semestinya Berbentuk Uang

Sementara itu Abiya Jeunieb saat dikonfirmasi setelah proses pemakaman berlangsung menyebut setiap kehidupan itu pasti akan menghadapi kematian, namun hanya masalah waktu yang membedakannya.

"Kehilangan anak bagi seorang Ayah memang berat rasanya, ini ujian dari Allah.

Kita ambil hikmahnya saja, putri saya bocah yang berumur 2.5 tahun sudah dijamin masuk surga seperti yang Allah janjikan dalam Al Quran dan Hadis nabi untuk anak-anak yang belum baling.

Jika seandainya dia hidup hingga tua, saya tidak bisa menjamin surga tempatnya di akhirat nanti," sebut Abiya Jeunieb Ketua Umum BMU Pusat.

Pantau Harimau di Sekundur, Aceh Tamiang Sejumlah Kamera Trap Mulai Dipasang

Jauharah ditemukan meninggal dibak mandi oleh ibundanya, sempat dilarikan ke Puskesmas Jeunieb namun nyawanya tidak tertolong lagi dan dinyatakan meninggal dunia oleh dokter setempat pada Kamis, (9/7/2020) Jam 10.00. WIB.

Menurut keterangan Abiya Jeunieb, Jauharah tidak pernah mandi sendirian, biasanya dia selalu mengajak bunda.

"Mungkin karena ajalnya sudah ditakdirkan hari ini," kata Abiya.(*)

Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved