Breaking News:

Update Corona di Aceh Tamiang

Tahun Ajaran Baru Mulai Senin Ini, Siswa SMP dan SMA di Aceh Tamiang Belajar dari Rumah

Bupati Aceh Tamiang Mursil dalam rapat itu menjelaskan penerapan BDR ini didasari status Aceh Tamiang zona kuning Covid-19.

SERAMBINEWS.COM/RAHMAD WIGUNA
Salah satu SD Negeri di Aceh Tamiang saat kondisi normal. Status zona kuning Covid-19 memaksa proses belajar mengajar untuk tingkat SMP dan SMA sederajat dilakukan secara BDR mulai 13 Juli 2020. 

Sedangkan untuk SD dan TK/PAUD baru akan dilakukan masing-masing dua bulan ke depan.

“Untuk SD proses belajar mengajar ini baru akan dimulai September, dua bulan selanjutnya untuk TK/PAUD,” ujarnya.

Untuk mekanisme pelaksanaan BDR ini, Dinas Pendidikan menyesuaikannya dengan kondisi sekolah masing-masing.

Harus disadari kondisi sekolah di Aceh Tamiang belum seluruhnya masuk dalam jangkauan jaringan seluler, sehingga menyulitkan untuk belajar menggunakan fasilitas internet atau android.

“Pertama belum semua ada jaringan seluler, kedua tidak semua kondisi orang tua siswa bisa menyediakan android. Ini harus menjadi pertimbangan kita agar BDR bisa berjalan baik,” jelas Zulkarnain.

Sebagai solusi, Dinas Pendidikan Aceh Tamiang membagi klasifikasi BDR menjadi tiga jenis, yakni daring (dalam jaringan), luring (luar jaringan), dan manual.

“Kalau manual ini bisa saja setiap harinya orang tua ke sekolah mengambil titipan materi belajar dari guru atau gurunya mendatangi rumah siswa. Yang penting proses belajar mengajar ini berjalan,” ucapnya. (*)

Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved