Jumat, 15 Mei 2026

Luar Negeri

John Kennedy Puji PM India: "Mari Kita Bergabung Melawan China"

Senator AS, John Kennedy, Jumat (10/7/2020) memuji Perdana Menteri Narendra Modi. Pujian itu terkait Modi menentang kuat agresi Tiongkok

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
CNN
Senator AS, John Kennedy 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Senator AS John Kennedy, Jumat (10/7/2020) memuji Perdana Menteri Narendra Modi.

Pujian itu terkait Modi menentang kuat agresi Tiongkok di Lembah Galwan, Ladakh.

"Mari kita bersama-sama bergabung untuk melawan Tiongkok," kata Kennedy.

Komentar Kennedy datang beberapa minggu setelah 20 tentara India tewas dalam bentrokan di Lembah Galwan, perbatasan Ladakh.

Saat berbicara kepada media, John Kennedy berkata:

"Saya sangat bangga dengan fakta, Modi siap menghadang China."

"Saya sangat bangga dengan yang dilakukan Kanada."

" Tidak semua negara berlari dan bersembunyi dari agresi China," katanya.

"Sekarang, selain Amerika Serikat, Anda tahu berapa banyak negara lain yang mempercayai China?"

" Tidak ada, nol, tetapi mereka takut, karena China adalah ekonom terbesar kedua dunia," tambahnya.

Perdana Menteri India, Narendra Modi berbicara di depan ribuan tentara (tak terlihat) saat mengunjungi markas militer Nimu, Ladakh, India, Jumat (3/7/2020).
Perdana Menteri India, Narendra Modi berbicara di depan ribuan tentara (tak terlihat) saat mengunjungi markas militer Nimu, Ladakh, India, Jumat (3/7/2020). (AFP/Handout/PIB)

Jet Tempur India Siap Perang Dengan China, Terus Pantau Perbatasan Lembah Galwan

PM India Pantau Pangkalan Militer Ladakh: Musuh India Telah Melihat Api

India Beli 42 Jet Tempur Sukhoi dan MiG-29 Buatan Rusia, Siap Hadang China di Lembah Galwan

Dia mengatakan China menggunakan ekonominya untuk menggertak negara lain.

"Banyak negara lainnya takut melawan Tiongkok, "tambahnya.

Namun Senator yang berubah menjadi Demokrat, mengatakan ada juga pengecualian di mana negara-negara tidak menyerah pada agresi China.

"Australia membela, India membela diri dan Kanada menentang," ujarnya.

"Kita perlu bergabung dengan sekutu kita, tidak terbatas Eropa saja," harapnya.

Dilansir TimesNowNews, Jumat (10/7/2020), dia berkata kepada China:

"Lihat, Anda akan bermain sesuai aturan, atau kami tidak akan melakukan bisnis dengan Anda, karena hanya itu yang akan mereka pahami, "tegasnya.

Menyebut Presiden Tiongkok Xi Jinping, Kennedy mengatakan:

"Partai Komunis Tiongkok yang berkuasa bertindak seperti "sekelompok penjahat" dan Presiden AS Donald Trump perlu menghentikannya."

Dia mengatakan AS ingin China menjadi pemangku kepentingan yang bertanggung jawab dalam tatanan dunia yang stabil.

"Itu berarti mereka harus berhenti berbuat curang, berhenti mencuri kekayaan intelektual, membuka pasar."

"Berhenti merebut pulau-pulau di Laut Cina Selatan dan menghentikan intimidasi Australia," katanya.

Komentar Kennedy muncul di tengah pertikaian yang sedang berlangsung antara tentara India dan Cina di perbatasan Ladakh.

Ketegangan antara kedua negara telah meningkat setelah bentrokan di Lembah Galwan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved