Breaking News:

Berita Gayo Lues

Setiap Warga dari Zona Merah yang Masuk ke Gayo Lues akan Diobservasi di Gedung BLK

Setiap warga yang datang atau baru pulang dari zona merah, akan diobservasi selama enam jam untuk mencegah penyebaran virus corona di Gayo Lues.

Serambinews.com
Gedung BLK di Desa Lempuh kecamatan Blangkejeren yang merupakan tempat karantina Covid-19 di Kabupaten Galus. 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Hingga saat ini pemerintah daerah masih tetap melakukan observasi bagi setiap warga dan masyarakat yang datang dari zona merah tersebut yang masuk  ke kabupaten Gayo Lues (Galus) di gedung Karantina yang berada di desa Lempuh kecamatan Blangkejeren tersebut.

Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran wabah virus corona (Covid-19).

Ketua Koordinator  BLK tempat warga dikarantina  di Galus, dr Neverizal, kepada Serambinews.com, Sabtu (11/7/2020) mengatakan, untuk saat ini di kabupaten itu tidak ada lagi warga yang menjalani karantina  untuk 6 hingga sampai 14 hari seperti  sebelumnya di gedung BLK tersebut.

Namun setiap warga yang datang dan baru pulang dari zona merah tersebut dan masuk ke kabupaten itu masih diwajibkan untuk dilakukan observasi di gedung BLK tersebut minimal selama enam jam baru dipulangkan.

"Berdasarkan data terakhir hari ini jumlah warga yang dilakukan observasi di gedung BLK tersebut tempat warga dikarantina itu sebanyak 6 orang, mereka yang dilakukan observasi itu karena baru masuk dan baru pulang dari daerah yang kategori masih sebagai zona merah," sebutnya.

Dokter Neverizal mengatakan, warga yang diobservasi di gedung Karantina itu merupakan semuanya warga Galus yang baru pulang dari Medan Sumatera Utara (Sumut).

Observasi terhadap warga yang baru datang itu dilakukan minimal  6 jam dan setelah dipastikan tidak ada gejala baru dipulangkan kerumahnya atau dijemput oleh keluarganya masing-masing.

"Alhamdulillah  dalam beberapa hari terakhir ini tidak ada lagi warga menjalani di Karantina di kabupaten itu, namun untuk observasi tersebut hampir setiap hari dilakukan karena  setiap harinya ada warga baru masuk atau baru pulang dari zona merah itu, sehingga observasi tetap berjalan dan berlangsung sampai Covid-19 betul-betul sudah berakhir nantinya," sebutnya.(*)

Gayo Lues Masuk Zona Hijau, Masyarakat Diminta Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Fakir Miskin di Meulaboh Terima Zakat Produktif dari Lazismu Aceh Barat

VIDEO - 3 Pilot Pakai Narkoba, Ngaku Agar Lebih Fokus

Alifah Aqila, Mahasiswi yang Jago Bahasa Arab dan Inggris

Kalahkan PUPR, Kementerian Pertahanan Miliki Aset Tetap Terbesar di Indonesia

Penulis: Rasidan
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved