Murid SD Masih Belajar di Rumah
Murid SD di Kabupaten Aceh Singkil belum masuk sekolah untuk melaksanakan belajar secara tatap muka
SINGKIL - Murid SD di Kabupaten Aceh Singkil belum masuk sekolah untuk melaksanakan belajar secara tatap muka pada tahun pelajaran 2020/2021 yang dimulai Senin (13/7/2020) hari ini. Sebab, proses belajar mengajar (PBM) tatap muka untuk jenjang SD tersebut baru diizinkan belajar pada September mendatang.
Sebagai penggantinya, agar murid SD tetap dapat belajar, sekolah menerapkan konsep pendidikan jarak jauh atau belajar dari rumah secara online atau daring (dalam jaringan). "Cara belajarnya disebut dengan konsep pembelajaran jarak jauh atau belajar dari rumah," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Aceh Singkil, Khalilullah kepada Serambi, Minggu (12/7/2020).
Namun begitu, tegas Kadisdikbud, walau murid belajar daring dari rumah, tapi para kepala SD diharuskan tetap hadir ke sekolah, Senin hari ini. Kehadiran mereka bukan untuk melaksanakan belajar tatap muka, melainkan memberikan instruksi pelaksanaan pendidikan jarak jauh. "Maksud meminta hadir untuk mencari solusi dan memberikan instruksi pelaksanaan pendidikan jarak jauh atau belajar dari rumah yang dilaksanakan oleh sekolah masing-masing," tukasnya.
Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sudah mengeluarkan rekomendasi pelaksanaan belajar tatap muka bagi jenjang SMP dan SMA sederajat. Dalam rekomendasi itu, Dulmusrid menekankan, dalam pelaksanaan belajar tatap muka pada jenjang SMP, MTs, SMA, SMK, dan MA, harus berpedoman pada keputusan bersama empat menteri dan peraturan lain yang berlaku.(de/rel)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/siswa-sekolah-dasar-negeri-002-ranai-melakukan-aktivitas-belajar-menggunakan-masker.jpg)