Rumah Duafa
Bupati Letakkan Batu Pertama Pembangunan 40 Rumah Duafa di Nagan Raya dari Baitul Mal
Rumah pertama yang dibangun milik Bainan yang merupakan warga fakir miskin di kecamatan setempat.
Penulis: Rizwan | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Rizwan | Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Baitul Mal Nagan Raya membangun 40 unit rumah duafa di kabupaten tersebut.
Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati HM Jamin Idham di Desa Jati Rejo, Kecamatan Kuala Pesisir, Rabu (15/7/2020).
Rumah pertama yang dibangun milik Bainan yang merupakan warga fakir miskin di kecamatan setempat.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Baitul Mal, HM Kasem Ibrahim, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Ngatemin, Ketua Mahkamah Syariyah Ikhram Sodari, Kasdim 0116 Mayor Samil Fuddin, Wakil Ketua DPRK Nagan Raya, Puji Hartini, dan sejumlah kepala dinas dan Muspika setempat.
Bupati Nagan Raya, Jamin Idham mengatakan, tahun ini rumah yang dibangun Baitul Mal sebanyak 40 unit.
"Dana yang dibangun rumah bersumber dari ZIS (zakat infak dan sadakah) yang terkumpul," katanya.
Jamin mengatakan penerima manfaat dari program ini diharapkan dapat tinggal di tempat yang lebih layak.
Bupati mengatakan, dalam realisasi rumah bantuan untuk duafa, selain dari Baitul Mal di desa-desa juga sudah diminta untuk mengalokasikan anggaran dana desa.
"Seperti di Jati Rejo dua unit dibangun dari dana desa. Peran aktif aparatur desa sangat diharapkan dengan mendata rumah yang tidak layak huni," jelasnya.
Bupati meminta rekanan yang mengerjakan rumah duafa sesuai kontruksi yang telah ditetapkan.
Muzzaki PNS
Kepala Baitul Mal Nagan Raya, Kasem Ibrahim mengungkapkan, jumlah rumah duafa atau untuk fakir miskin dibangun tahun 2020 sebanyak 40 unit.
Dana yang dibangun bersumber dari ZIS PNS Pemkab Nagan Raya dan para kontraktor serta sejumlah muzzaki lain.
Kasem berharap berbagai kalangan dapat menyalurkan dana ZIS melalui Baitul Mal kepada yang berhak.
"Tahun ini kita berhasil mengumpulkan dana ZIS sebesar Rp 7 miliar lebih," katanya.
Dikatakannya, ZIS sudah disalurkan kepada senif yang berhak seperti kepada fakir miskin pada Ramadhan lalu dan kini dibangun rumah duafa.
"Anggaran untuk 40 unit rumah tersebut sebesar Rp 3,5 miliar. Kita targetkan pada Oktober 2020 rumah sudah rampung," katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rumah-duafa-858585.jpg)