Breaking News:

Pendidikan Keterampilan

Di UPTD RSJN, Dinsos Aceh Cetak Ahli Perbengkelan dan Las

“Selama lima bulan pendidikan dan pelatihan di UPTD RSJN juga diajarkan cara pengembangan diri berakhlakul karimah,” kata Sekretaris Dinsos Aceh.

Dinsos Aceh/For Serambinews.com
Sekretaris Dinas Sosial Aceh, Devi Riansyah memasangkan tanda peserta pelatihan keterampilan perbengkelan sepeda motor dan pengelasan pada pembukaan program di UPTD RSJN, Lampineung, Banda Aceh, Rabu (15/7/2020). 

“Selama lima bulan pendidikan dan pelatihan di UPTD RSJN juga diajarkan cara pengembangan diri berakhlakul karimah,” kata Sekretaris Dinsos Aceh. 

Laporan Nasir Nurdin

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Dinas Sosial Aceh melalui UPTD RSJN di Lampineung, Banda Aceh mencetak tenaga kerja yang memiliki keterampilan di bidang perbengkelan sepeda motor dan pengelasan.

Kepala Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Rumoh Sejahtera Jroh Naguna (RSJN), Saifullah melaporkan, pelatihan keterampilan ini bertujuan untuk membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan.

“Mereka yang telah dilatih diharapkan bisa mandiri dan mampu bersaing di dunia kerja untuk mewujudkan kehidupan yang lebih mapan di masa yang akan datang,” kata Saifullah.

Peserta pelatihan angkatan 79 tersebut berjumlah 33 orang yang terdiri 17 orang jurusan bengkel sepeda motor dan 16 orang jurusan mengelas. Semuanya remaja pria dari berbagai kebupaten/kota di Aceh.

Kasus Baru Covid-19 Aceh 27 Orang, Dua Meninggal, Ini Data Lengkap

Seorang Guru Jatuh dari Lantai Dua dan Meninggal, Saat Cek Kesiapan Pembukaan Sekolah

Sekretaris Dinas Sosial Aceh, Devi Riansyah ketika membuka pelatihan tersebut, Rabu (15/7/2020) mengingatkan, kunci sukses  adalah berakhlak. Dengan berakhlak seseorang bisa menjadi solusi bagi orang lain, namun jika tanpa akhlak akan dijauhi oleh orang lain.

“Akhlak itu lebih tinggi dari ilmu, untuk apa berilmu jika tidak berakhlak. Kunci sukses itu adalah berakhlak,” kata Devi Riansyah yang memberi arahan mewakili Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri.

Devi mengatakan, selama lima bulan masa pendidikan dan pelatihan di UPTD RSJN, siswa binaan tidak hanya diajarkan keterampilan perbengkelan motor dan mengelas, melainkan juga pengembangan diri dan akhlakul karimah.

Karena, lanjut Devi, paduan antara keterampilan dengan berakhlak akan melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul yang dapat mengantarkan seseorang sukses dan mampu bersaing di dunia kerja, bahkan menciptakan lapangan kerja baru.

Meski Dana Desa Telah Masuk ke RKUG, Ternyata Dana 10 Gampong di Pidie tak Boleh Dicairkan

“Di sini (UPTD RSJN) adalah tempat untuk mengasah dan membiasakan hal-hal seperti itu. Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya, ikuti arahan instruktur dan narasumber, ambil ajaran baik dari mereka,” tandas Devi.

Devi Riansyah menjelaskan, UPTD RSJN merupakan unit pelaksana teknis dinas yang membidangi pembinaan bagi remaja putus sekolah.

Dibangun Tahun 2015 Habiskan Dana Rp 5 Milyar, Irigasi di Paya Seumantok Terbengkalai

Usia remaja merupakan usia yang sangat rawan dengan permasalahan sosial, di mana usia 16-18 tahun merupakan fase usia seorang anak mencari jati diri.

“Apabila salah jalan maka akan memberikan dampak buruk bagi diri, keluarga, dan lingkungannya,” demikian Sekretaris Dinas Sosial Aceh. (*)

Penulis: Nasir Nurdin
Editor: Nasir Nurdin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved