Rabu, 15 April 2026

Jalan Pirak Timu Berlumpur, Dari Aksi Tanam Pisang Hingga Gagal ke Sekolah

Ribuan warga Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara tiap hari melintasi jalan peninggalan ExxonMobil yang menghubungkan empat desa

Editor: bakri
FOTO KIRIMAN FAISAL
Warga melintasi jalan kawasan Desa Teupin U, Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara yang rusak parah. Foto direkam Selasa (14/7/2020). 

Ribuan warga Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara tiap hari melintasi jalan peninggalan ExxonMobil yang menghubungkan empat desa, yaitu Alue Bungkoh, Ara Tonton, Teupin U, dan Paya Lueng Jalo. Sebab, jalan tersebut adalah jalur utama bagi masyarakat Pirak Timu dan kecamatan lain.

Jalan tersebut sudah lama rusak. Bahkan, dalam dua tahun terakhir bertambah parah, sehingga saat hujan selain berlumpur juga licin. Akibatnya, banyak warga yang melintasi dengan sepeda motor mengalami kecelakaan karena terjatuh. Malahan, sejumlah pelajar gagal ke sekolah karena terjatuh sehingga seragam mereka menjadi kotor.

Pelajar yang lainnya terjatuh ketika mendorong sepmor temannya yang mogok, termasuk kenderaan roda dua milik seorang guru yang hendak ke sekolah juga terjatuh. Warga di kawasan itu sudah berupaya menyampaikan persoalan jalan tersebut ke Pertamina Hulu Energi (PHE) dan pemerintah. Karena belum ditanggapi memaksa warga menanam pohon di beberapa titik jalan.

Pimpinan Dayah Kafilul Yatim Alue Bungkoh, Tgk H Fakhrurrazi menyebutkan, banyak santri dan orang tua santri yang mengeluhkan kepadanya terkait kondisi jalan tersebut. “Kami berharap jalan itu segera diperbaiki, karena seingat kami belum pernah diaspal. Sangat kesulitan kami ketika melintasi jalan tersebut,” ujar Tgk Fachrur.

Keuchik Teupin U, Kecamatan Pirak Timu, Jamaluddin menyebutkan, dirinya bersama tiga keuchik lainnya sudah membuat bersama untuk menyampaikan persoalan tersebut kepada Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA). “Suratnya sudah kami ajukan kemarin melalui Dewan Aceh Utara agar dapat disampaikan kepada BPMA,” pungkas Keuchik.

Sementara Ketua KNPI Pirak Timu, Teuku Faisal Razi menyebutkan, aksi tanam pohon yang dilakukan warga itu adalah inisiatif mereka sendiri sebagai bentuk protes, agar jalan tersebut dapat segera diperbaiki. “Sungguh sayang, kemarin sejumlah pelajar dan seorang guru terjatuh saat melintasi jalan itu,” ujar Faisal.(jaf)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved