Breaking News:

Berita Pidie Jaya

Cegah Covid-19, Pemkab Pijay Gelar Pembersihan Kota Meureudu

Akibat dari melubernya pedagang ke badan jalan, sehingga mengganggu arus lalu lalang kendaraan dan warga.

Penulis: Abdullah Gani | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/ABDULLAH GANI
Aparat TNI bersama warga termasuk PNS/staf melakukan pembersihan saluran dalam Kota Meureudu, Pijay, Kamis (16/7/2020) 

Akibat dari melubernya pedagang ke badan jalan, sehingga mengganggu arus lalu lalang kendaraan dan warga.

Laporan Abdullah Gani | Pidie Jaya

SERAMBINEWS,COM.MEUREUDU- Untuk mencegah kemungkinan timbulnya penyakit Virus Corona Disease 19 (Covid-19), Pemkab Pidie Jaya, Kamis (16/7/2020) menggelar pembersihan Kota Meureudu.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang dipimpin Wabup, H Said Mulyadi SE MSi, Camat dan Anggota muspika setempat melibatkan sekitar 200 orang tenaga serta dibantu sejumlah alat berat.

Sasaran pembersihan, selain membersihkan kembali sejumlah saluran air di jalan protokol termasuk drainase dalam Kota Meureudu juga menata pedagang kaki lima di ruas jalan tersebut yang selama ini berjualan hingga ke badan jalan.

Akibat dari melubernya pedagang ke badan jalan, sehingga mengganggu arus lalu lalang kendaraan dan warga.

Apalagi, dalam waktu dekat, kata Kadis perhubungan, Dahlan SE, kepada serambinews,com jalan tersebut akan dijadikan dua jalur.

Camat Meureudu, Jailani SE, MM mengatakan, ke 200 orang yang dilibatkan pada pembersihan ibu kota kabupaten meliputi, pegawai/staf Disperindagkop, BPBD,Dinas Lingkungan Hidup Dishub, dan Satpol PP masing-masing 10 orang.

BST Tak Diambil Segera Hangus, Dikembalikan ke Kas Negara

PDAM Lhokseumawe Diminta Bisa Mandiri, Jangan Disubsidi Tiap Tahun

Kejari Aceh Tengah Musnahkan Barang Bukti 49 Perkara Pidana, Termasuk Narkoba

Disusul, Pegawai/staf Dinas PU 5 orang, pegawai/staf kantor camat Meureudu 20 orang, Danramil/anggota 15 orang, Kapolsek/anggota 30 orang, TNI-ALPos (Marinir) Pos Meureudu 10 orang.

Para buruh di Kota Meureudu 10 orang serta masyarakat setempat/sekitar 60 orang.
Ditambahkan camat, ke 200 orang tenaga pembersihan masing-masing diberikan jerih Rp 100.000, sehingga totalnya Rp 20.000.000.

"Itu hanya sekadar uang kopi dan sumber dana dari BPBD setempat," timpal Jailani, Camat Meureudu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved