Senin, 4 Mei 2026

Luar Negeri

India Lockdown Lagi, 125 Juta Orang di Negara Bagian Termiskin Terkurung

LOCKDOWN Kembali diterapkan di sejumlah negara bagian di India pada Kamis (16/7/2020).

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Foto: ANI
Pasien virus Corona berusia 101 tahun merayakan ultah bersama staf Rumah Sakit Hriday Samrat Balasaheb Thackeray di Mumbai, India, Selasa 914/7/2020). 

SERAMBINEWS.COM - LOCKDOWN Kembali diterapkan di sejumlah negara bagian di India pada Kamis (16/7/2020).

Satu di antaranya, pada negara bagian paling miskin yakni Bihar. 

Bihar merupakan negara bagian miskin dengan penduduk 125 juta orang. 

Kebijakan Lockdown kembali diambil karena warga di sejumlah negara bagian di India tidak mematuhi protokol kesehatan. 

Melansir AFP pada Kamis (16/7/2020), Bihar, yang sebagian besar wilayahnya berupa pedesaan dengan infrastruktur kesehatan yang lemah, di-lockdown selama 15 hari.

Kebijakan ini diumumkan sehari setelah Bangalore ditutup selama seminggu.

Semua sekolah, klub, kuil, dan bisnis yang tidak penting diperintahkan untuk ditutup di Bihar.

Tetapi kegiatan konstruksi dan pertanian diizinkan untuk tetap berjalan.

Sementara transportasi umum ditutup, kendaraan pribadi masih diizinkan untuk beroperasi.

Sehingga jalan-jalan di ibu kota negara bagian Patna ini dipenuhi dengan mobil, truk, sepeda, dan becak otomatis.

Hal itu membuat lalu lintas terlihat hampir normal di jalan-jalan Bihar, menunjukkan sulitnya mengatur 125 juta orang lebih di sana.

Tidak hanya di jalan-jalan, banyak orang masih berbelanja untuk makanan dengan sedikit memperhatikan anjuran social distancing.

"Lockdown tidak sepenuhnya dipatuhi," kata salah satu pengusaha, Ranjeet Singh.

Kurangnya kepatuhan dalam menyikapi virus corona memaksa Goa, negara bagian India lainnya, mengumumkan lockdown selama tiga hari, dari Kamis malam (16/7/2020). 

Dan, pembatasan jam malam sampai 10 Agustus.

Ketua Menteri Goa Pramod Sawant mengatakan, terlalu banyak orang " keluar untuk bertemu orang-orang di pesta" dan "kesadaran dan kepekaan" terhadap bahaya virus corona tingkat rendah.

"Kami memiliki lebih dari 40.000 orang yang didenda karena tidak mengenakan masker, ditambah ada banyak yang ditahan karena melanggar aturan, tetapi selanjutnya mereka tetap seperti itu," kata Sawant kepada media setempat.

Sementara itu, di Bangalore lockdown berjalan lebih ketat dan jalanan jauh lebih tenang, tidak ramai.

Banyak perusahaan yang sudah memberlakukan kerja dari rumah.

Namun, Menteri Kesehatan di negara bagian Karnataka, yang mana Bangalore adalah ibu kotanya, mengatakan pada Rabu (15/7/2020) bahwa "hanya Tuhan yang bisa menyelamatkan kita" ketika beban kasus negara bagian mendekati 50.000.

Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) mengatakan, seluruh wilayah dengan cepat menjadi episentrum berikutnya untuk virus corona.

"Sementara perhatian dunia telah difokuskan pada krisis yang sedang berlangsung di Amerika Serikat, bersamaan dengan itu sebuah tragedi kemanusiaan muncul dengan cepat di Asia Selatan," kata organisasi itu.

" Covid-19 menyebar pada tingkat yang mengkhawatirkan di Asia Selatan, rumah bagi seperempat populasi umat manusia."

India, Pakistan, dan Bangladesh mencatat lebih dari 1,4 juta kasus dan hampir 33.000 kematian.

Kasus virus corona di India tercatat terus meningkat dan hampir mencapai 1 juta dengan angka kematian mendekati 25.000, membuat otoritas lokal di seluruh negeri memberlakukan kembali pembatasan yang baru saja dicabut.

Lockdown yang dilakukan di India dimulai ketika dilaporkan ada lebih dari 600 kematian dalam 24 jam, dan Palang Merah memperingatkan virus corona menyebar pada "tingkat yang mengkhawatirkan" di seluruh Asia Selatan.

5 Tahun Jadi Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane Dapat 11 Trofi, Termasuk Hatrick Liga Champions

Video Viral, Anak Perempuan Ini Main Sama Empat Ekor Ular Piton, Gak Ada Takut-takutnya

2 Remaja Putri yang Sepmornya Dibawa Kabur Teman Pria Larang Rekan-rekannya Lapor Polisi Atau Ortu

 Artikel ini sudah tayang di kompas.com dengan judul Negara Bagian Termiskin India Lockdown Lagi, 125 Juta Orang Terkurung

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved