Breaking News:

Berita Aceh Tamiang

Posko Rapid Test di SKB Aceh Tamiang Ditutup, Pemeriksaan Selanjutnya Dialihkan ke Puskesmas

“Dengan adanya aturan baru ini, maka Posko Rapid Test di SKB ditutup secara resmi,” kata Tim Informasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/RAHMAD WIGUNA
Petugas Posko Rapid Test di aula SKB Aceh Tamiang saat melayani pemeriksaan terhadap masyarakat. Posko ini resmi ditutup dan seluruh pelayanan dialihkan ke masing-masing Puskesmas. 

“Dengan adanya aturan baru ini, maka Posko Rapid Test di SKB ditutup secara resmi,” kata Tim Informasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANGPosko Rapid Test yang difungsikan Pemkab Aceh Tamiang di aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) sejak 2 Juni resmi ditutup terhitung Sabtu (18/7/2020).

Penutupan ini merupakan dampak dari kebijakan pemerintah pusat yang membolehkan fasilitas kesehatan primer, seperti Puskesmas dan klinik kesehatan mengeluarkan surat keterangan rapid test untuk kebutuhan masyarakat.

“Dengan adanya aturan baru ini, maka Posko Rapid Test di SKB ditutup secara resmi,” kata Tim Informasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh Tamiang, Hardekky melalui Kabag Humas Setdakab Aceh Tamiang, Agusliayana Devita, Sabtu (18/7/2020).

Berdasarkan aturan baru itu, maka ke depannya seluruh keperluan pemeriksaan dan urusan administrasi yang berkaitan dengan rapid test dialihkan ke Puskesmas dan klinik kesehatan.

Ketua DPRA Kembalikan Rancangan KUA PPAS 2021 ke Pemerintah Aceh, Ini Alasannya

Kisah Pilu Guru Kontrak di Pedalaman Geumpang Pidie, Harus Melintasi Jalan Berbatu & Mendaki

Makin Panas, Militer Inggris Ikut Kepung Tiongkok di Laut China Selatan, Gabung dengan AS & Jepang

“Surat keterangan kesehatan rapid test bisa dibuat di Puskesmas setempat dengan mengikuti prosedur dan aturan yang berlaku,” lanjut Devita.

Devita menambahkan meski pemeriksaan rapid ini dialihkan ke Puskesmas, dipastikannya Pemkab Aceh Tamiang tetap menggratiskan biaya pemeriksaannya.

“Pemeriksaan ini gratis, itupun selama tersedianya alat rapid di Puskesmas, karena memang alat rapid test ini sangat terbatas,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu Pemkab Aceh Tamiang mengimbau seluruh masyarakat Aceh Tamiang tidak melakukan perjalanan ke daerah-daerah yang terpapar Covid-19 agar mata rantai penyebaran virus mematikan ini terputus.

Saat ini, jumlah orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak tiga orang, terkonfirmasi positif dan sembuh tujuh orang, sedangkan orang selesai pemantauan berjumlah 98 orang.

“Jika kebutuhan berpergian sangat mendesak, maka patuhi dan jalankan protokol kesehatan yang berlaku agar diri sendiri tetap safety dari ancaman Covid-19.

Jika anda melindungi diri sendiri, maka anda juga turut melindungi orang lain,” tukas Devi. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved