Breaking News:

Liga 1 2020

Biaya Sewa Stadion Gelora Bung Karno Mahal, Persija Jakarta Pindah Markas ke Bantul

Dengan tarif sewa Rp 450 juta plus Rp 1,5 miliar uang jaminan, Persija total harus mengeluarkan Rp 1,950 miliar untuk sekali menggunakan SUGBK.

Instagram/@stadiongelorabungkarno
Stadion Utama Gelora Bung Karno. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Persija Jakarta diyakini tidak akan bermarkas di DKI Jakarta saat bertanding dalam lanjutan kompetisi Liga 1 kembali bergulir pada Oktober 2020 mendatang.

Sampai dengan saat ini, pengelola dari Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, belum mendapatkan pengajuan penyewaan dari manajemen tim berjulukan Macan Kemayoran itu.

Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK), Winarto saat dikonfirmasi mengungkapkan, Persija belum mengajukan penyewaan menggunakan SUGBK.

"Perhari ini masih belum ada booking dari Persija Jakarta," katanya.

Manajemen Macan Kemayoran masih bungkam dan belum mau membocorkan pilihan homebase yang akan digunakan dalam mengarungi Liga 1 2020.

Namun, besar kemungkinan pada lanjutan Liga 1 2020 ini Persija memilih memindahkan homebase-nya keluar Ibu Kota.

Banyak pertimbangan yang membuat manajemen Persija mengurungkan niat untuk bermarkas di Jakarta.

Salah satunya, sebagian besar wilayah DKI Jakarta masih tinggi penyebaran Covid-19 dan masih berstatus zona merah.

Selain itu, untuk menggunakan SUGBK sebagai kandang perlu mengeluarkan dana besar.

Dalam sekali menggunakan, manajemen Persija harus merogoh kocek sebesar Rp 450 juta.

Halaman
1234
Editor: Imran Thayib
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved