Breaking News:

Berita Aceh Tengah

Tokoh Masyarakat Gayo Harapkan Proyek Multi Years Tetap Berlanjut

wacana pembatalan program proyek multi years (tahun jamak) Tahun 2020 yang akan dilakukan pihak Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA)

FOR SERAMBINEWS.COM
Tokoh masyarakat Gayo, Ismail Aman Nir 

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Adanya wacana pembatalan program proyek multi years (tahun jamak) Tahun 2020 yang akan dilakukan pihak Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), menuai beragam respon dari masyarakat.

Termasuk bagi sebagian masyarakat dari kawasan tengah, Provinsi Aceh yang menginginkan agar proyek tersebut, tetap berlanjut.

Alasanya, dengan adanya program proyek multi years tersebut, akan membuka akses masyarakat khususnya di wilayah pedalaman.

“Sepengetahuan saya, proyek multi years ini, sebagian dianggarkan untuk membangun ruas jalan di wilayah tengah yang memang sudah dinanti oleh masyarakat,” kata salah seorang tokoh masyarakat Gayo, Aman Nir kepada Serambinews.com, Minggu (19/7/2020).

Kisah Gadis Palestina Samah Jaradat Dalam Sel Tahanan Israel, Merasa Seperti Berada di Kuburan

Disebutkan Ismail Aman Nir, pihaknya sebagai masyarakat merasa keberatan dengan adanya wacana pembatalan tersebut.

Karena dengan terbukanya akses jalan akan berpengaruh terhadap taraf hidup masyarakat yang bermukim di pedalaman.

Viral Papa Muda Sedang Atraksi Sulap Tiba-tiba Anak Menangis, Tindakannya Diluar Dugaan

“Sudah pasti masyarakat akan sangat kecewa, bila pembangunan jalan yang sudah lama dinanti akhirnya dibatalkan,” keluhnya.

Sebagai contoh, rinci Aman Nir, proyek pembangunan jalan Simpang Tiga Redelong-Pondok Baru dan menuju Kemukiman Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah.

Selanjutnya, pembangunan dan pengawasan peningkatan jalan batas Kabupaten Gayo Lue menuju Perlak, Aceh Timur.

Berikutnya, pembangunan jalan batas timur- Pining, Blang Kejeren.

Tukang Pangkas di Pidie Tinggal Berdesakan Bersama 8 Anaknya di Rumah tak Layak Huni

Ruas lainnya, pembangunan jalan batas Aceh Timur menuju Karang Baru Aceh Tamiang, pembangunan jalan Blang Kejeren menuju Tongra, batas Aceh Barat Daya.

Pembangunan dan pengawasan jalan Babah Roet batas Gayo Lues, pembangunan jalan Trumon batas Aceh Singkil dan pembangunan jalan batas Aceh Selatan-Kuala Baru menuju Singkil Telaga Bakti.

“Kami sangat berharap, jangan sampai proyek multi years ini dibatalkan karena memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

Apalagi, akses yang akan dibangun itu, merupakan jalur satu-satunya menuju ibukota kabupaten yang akan dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Diantaranya mempermudah mengangkut hasil bumi, serta untuk keperluan lainnya,” pungkas Aman Nir. (*)

Hukum Berkurban untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal, Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad (UAS)

Penulis: Mahyadi
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved