Breaking News:

Berita Pidie

Tukang Pangkas di Pidie Tinggal Berdesakan Bersama 8 Anaknya di Rumah tak Layak Huni

Pasangan suami isteri (pasutri) Syukri M Kaoy (44) dan Yuliana Husen (40) tinggal di rumah tak layak huni di Gampong Jurong Baro, Glumpang Baro Pidie

FOR SERAMBINEWS.COM
Syukri M Kaoy bersama keluarganya berdiri di depan rumahnya di Gampong Jurong Baro, Kecamatan Glumpang Baro, Pidie 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Pasangan suami isteri (pasutri) Syukri M Kaoy (44) dan Yuliana Husen (40) tinggal di rumah tak layak huni di Gampong Jurong Baro, Kecamatan Glumpang Baro, Pidie.

Pasutri tinggal berdesakan di rumah tersebut dengan delapan anaknya.

Adalah Maisarah (18), Royjani (14), Rajul abdal (13), Lita maulizar (11), Rafa asyarif (6), M Rafi (5) dan Gina Syakban (14 bln).

Kisah Gadis Palestina Samah Jaradat Dalam Sel Tahanan Israel, Merasa Seperti Berada di Kuburan

Kondisi di dalam rumah menyedihkan karena sangat sempit yang tidak adanya kamar tidur.

Dinding rumah dari papan kayu kondisinya sebagian telah lapuk. Sementara atap rumah dari seng tidak bocor.

Diduga Akibat Berebut Layangan, Dua Pria Dewasa Terlibat Baku Hantam Hingga Timbul Keributan

" Saya sudah 21 tahun tinggal di rumah ini bersama isteri dan delapan anaknya," kata Syukri M Kaoy kepada Koordinator Safari Subuh Pidie, Apriadi SSos, di Gampong Jurong Baro, Minggu (19/7/2020).

Ia menyebutkan, dirinya yang berprofesi sebagai tukang pangkas belum mampu membangun rumah yang layak.

Uang dari hasil pangkas cukup untuk kebutuhan dapur.

Hukum Berkurban untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal, Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad (UAS)

Koordinator Safari Subuh Pidie, Apriadi, kepada Serambinews.com, Minggu (19/7/2020) mengatakan, hasil kesepakatan pengurus safari subuh, bahwa safari subuh akan membangun rumah permanen untuk Syukri dan keluarganya.

Saat ini, kata Kadisparbudpora Pidie, masih pada tahap melengkapi persyaratan yang harus dilengkapi penerima rumah.

"Penerima rumah juga akan menandatangani MoU. Insyaallah dua minggu kedepan kita akan mulai bangun rumah bantuan jamaah safari subuh," jelasnya. (*)

Wanita Ngamuk Hingga Ludahi Driver Ojol, Ngaku Mobilnya Dipukul Karena Diduga Halang Ambulans

Erdogan Tegaskan Hagia Sophia Masalah Kedaulatan Turki dan Impiannya Sejak Dulu

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved