Breaking News:

Berita Banda Aceh

Besok, Kemenag Aceh Pantau Hilal Awal Zulhijjah, Akan Dilaporkan ke Pusat

Kanwil Kemenag Aceh akan melakukan pengamatan hilal penentuan 1 Zulhijjah dan Idul Adha 1441 H, di Observatorium Tgk Chiek Kuta Karang, Lhoknga

Penulis: Mawaddatul Husna | Editor: Muhammad Hadi
Foto Humas Kanwil Kemenag Aceh
Kakanwil Kemenag Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg 

Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tim Falakiyah Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh akan melakukan pengamatan hilal penentuan 1 Zulhijjah dan Idul Adha 1441 H, di Observatorium Tgk Chiek Kuta Karang, Lhoknga, Aceh Besar, besok, Selasa (21/7/2020).

Selain itu, pengamatan juga akan dilakukan di sejumlah lokasi lainnya oleh Kankemenag kabupaten/kota seperti, gunung Cring-crang Aceh Jaya, pantai Suak Geudeubang Aceh Barat, pantai Lhok Keutapang Aceh Selatan, pantai Teluk Dalam Simeulue, bukit Tower PT Arun Kota Lhokseumawe dan tugu ‘0’ KM Kota Sabang.

Kakanwil Kemenag Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg, Senin (20/7/2020) mengatakan, pengamatan dilakukan sebagai bahan pertimbangan Menteri Agama Jenderal (Purn) Fachrul Razi dalam sidang itsbat penentuan 1 Zulhijjah dan Idul Adha 10 Zulhijjah 1441 H di Jakarta, pada Selasa, 21 Juli 2020.

"Nanti, laporan pemantauan yang kita lakukan akan kita kirim ke pusat sebagai bahan pertimbangan sidang istbat yang juga dilakukan secara daring," katanya.

Hukum Berkurban untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal, Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad (UAS)

Ia mengatakan, pengamatan akan dilakukan secara tertutup, hanya operator dan tim pengamat yang dibolehkan hadir ke lokasi pemantauan serta tetap mengindahkan protokol kesehatan.

"Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan jalannya pengamatan, dapat menyaksikan langsung melalui channel youtube Kemenag Aceh, Facebook Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh dan Facebook Observatorium Tgk Chiek Kuta Karang Lhoknga," kata Iqbal.

Berdalih Sakit di Kuala Lumpur, Buronan Djoko Tjandra Malah Minta Sidang PK Secara Virtual

Sementara Ahli Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh, Alfirdaus Putra mengatakan, pada 29 Zulqa'dah, hilal diperkirakan sudah terlihat di atas ufuk dengan posisi imkan rukyat (memungkinkan untuk di-rukyat).

"Diperkirakan hilal terlihat karena ketinggian sudah 8 derajat lebih dan instensitas cahaya hilal sudah 0,82 persen," sebut Firdaus.

Ia menjelaskan, diperkirakan saat matahari terbenam pada Selasa (21/7/2020), posisi hilal berada pada 290,65 derajat dari utara searah jarum jam, tinggi hilal 8,86 derajat di atas ufuk dan elongasi 9,43 derajat.

"Keputusan 1 Zulhijjah dan 10 Zulhijjah atau Idul Adha tetap menunggu keputusan hasil sidang istbat Menteri Agama Republik Indonesia,'' katanya. (*)

Pemkab Aceh Besar dan Unsyiah Jalin Kerja Sama Pemeriksaan Swab RT PCR Covid-19

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved