Breaking News:

Pencurian

Curi Kuningan Trafo, Empat Oknum Pegawai PLN Rayon Sinabang Ditangkap Polisi

Lebih lanjut, dari hasil introgasi pelaku mengakui secara bersama-sama bahwa telah mengambil kuningan di dalam trafo milil PLT Lasikin dan dijual seha

Penulis: Sari Muliyasno | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/SARI MULYASNO
Tersangka penggelapan dalam jabatan serta penadah trafo milik PLTD Lasikin, diamankan Satreskrim Polres Simeulue bersama barang bukti. Foto direkam Senin saat jumpa pers di Mapolres Simeulue, Senin (20/7/2020). 

Laporan Sari Muliyasno I Simeulue

SERAMBINEWS.COM, SINABANG - Polres Simeulue berhasil mengungkap perbuatan penggelapan dalam jabatan yang dilakukan oleh empat oknum pegawai PLN Rayon Sinabang, Kabupaten Simeulue.

Dalam jumpa pers yang digelar di Mapolres Simeulue, Senin (20/7/2020), yang dipimpin langsung oleh Waka Polres Simeulue Kompol Raja Gunawan, disebutkan bahwa empat tersangka oknum pegawai BUMN itu diamankan oleh Tim Elang Resmob Satreskrim Polres Simeulue atas dugaan penggelapan dalam jabatan terhadap trafo daya milik PLTD Lasikin.

"Pelaku ditangkap bersama barang bukti oleh Tim Elang Resmob Reskrim yang dipimpin langsung oleh Kasatreskrim, pada 18 Juli 2020 sekira pukul 18.45 WIB di Desa Suak Buluh ketika dalam perjalanan ke arah Kota Sinabang," kata Kompol Raja Gunawan yang turut didampingi Kabag Ops dan Kasatreskrim Polres Simeulue.

Barang bukti yang diamankan dari pelaku berupa satu unit mobil operasional milik PLTD Lasikin, trafo yang sudah dipotong beberapa bagian, alat pemotong trafo, becak mesin dan sepeda motor.

Kadispenad Tinjau TMMD di Nagan Raya, Melihat Jalan Baru Sepanjang 1 Km

Lulus dari Seleksi Ketat, 10 Muda-mudi Aceh Kerja Magang di Pabrik Semen Lhoknga

Adapun keempat tersangka oknum PLN Rayon Sinabang tersebut, yakni KH (24) berstatus karyawan, HU (34) pegawai kontrak, SU (41) pegawai kontrak, IN (33) karyawan dengan jabatan sebagai supervisor.

Kemudian seorang lagi sebagai penadah badang hasil curian tersebut juga berhasil diamankan petugas, yakni JR (52).

Menurut Waka Polres Simeulue, hasil perbuatan jahat keempat tersangka oknum pegawai BUMN tersebut dijual kepada penadah sebanyak Rp 20 juta dan dari hasil penjualannya dibagi rata.

"Jadi pertama diambil itu kuningan di dalam trafo pada April lalu. Kemudian saat ditangkap kemarin tinggal trafo lagi yang sudah dipotong-potong menjadi empat bagian," jelas Kompol Raja.

Lebih lanjut, dari hasil introgasi pelaku mengakui secara bersama-sama bahwa telah mengambil kuningan di dalam trafo milil PLT Lasikin dan dijual seharga Rp 20 juta kepada penadah yang turut diamankan oleh Tim Elang Resmob.

Adapun kronologi penangkapan terhadap pelaku, lanjutnya, berawal dari informasi masyarakat bahwa diduga telah terjadi penggelapan aset milik PT PLN Persero di PLTD Lasikin.

Menanggapi informasi itu, Tim Elang Resmob yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Ipda Muhammad Rijal, langsung melakukan penyelidikan dan pelaku terpantau sedang melaju ke arah Kota Sinabang di kawasan Suak Buluh menggunakan mobil operasional yang di dalamnya bermuatan trafo.

"Ancaman hukumannya di atas 5 tahun," pungkas Waka Polres Simeulue.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved