Breaking News:

Hari Ini, Disperindag Gelar Pasar Murah

Mulai hari ini, Rabu (20/7/2020), Disperindag Aceh menggelar Pasar Murah secara serentak di 89 lokasi di 23 kabupaten/kota

www.serambitv.com
Ratusan warga Kota Juang, Bireuen, rela antri untuk mendapatkan sembako yang dijual di pasar murah, komplek Langgar Square, Kota Juang, Sabtu (16/5/2020). 

* Berlangsung 20-23 Juli 2020 di 89 Lokasi

BANDA ACEH - Mulai hari ini, Rabu (20/7/2020), Disperindag Aceh menggelar Pasar Murah secara serentak di 89 lokasi di 23 kabupaten/kota dalam rangka menyambut Idul Adha 1441 Hijriah. Kegiatan pasar murah yang berlangsung selama empat hari itu, akan menjual lima komoditas pangan yaitu beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, dan telur ayam.

Kepala Disperindag Aceh, Mohd Tanwier, kepada Serambi, Minggu (19/7/2020) menjelaskan, kegiatan pasar murah ini merupakan agenda rutin Pemerintah Aceh setiap menyambut hari-hari besar Islam. “Kegiatan ini untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah menjelang kegiatan keagamaan, seperti hari raya,” tuturnya.

Di Pasar Murah tersebut, harga bahan komoditi dijual dengan harga miring. Beras 10 kg dijual Rp 85.000, 2 kg gula pasir Rp 19.000/kg, 2 kg minyak goreng Rp 24.000, tepung terigu dan telur ayam Rp 37.500/lemping. “Pemerintah memberi subsidi harga dalam pelaksanaan pasar murah. Semua ini untuk membantu masyarakat miskin, dalam pengadaan kebutuhan pokok keluarganya, menjelang Idul Adha,” ujarnya.

Sementara untuk Kota Banda Aceh, lanjut Mohd Tanwier, lokasi pasar murah dilaksanakan di halaman Pasar Al-Mahirah, Lamdingin. Sedangkan untuk Aceh Besar, kegiatannya dilaksanakan di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Jantho, Seulimum, Darussalam, dan Lhoknga.

“Untuk lokasi  pasar murah diserahkan kepada pemerintah kabupaten/kota. Tugas Disperindag Aceh bersama Bulog dan mitra kerja lainnya hanya menyediakan barang yang mau dijual di pasar murah tersebut,” kata Tanwier.

Biasanya, tambahnya, minat masyarakat untuk berbelanja di pasar murah cukup tinggi, dan tidak ada pasar murah yang sepi pembeli. Karena pelaksanaan pasar murah pada masa new normal, Mohd Tanwier tetap mengingatkan kepada warga dan panitia pasar murah untuk menjalankan protokol kesehatan.(her)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved