Luar Negeri
Arab Saudi Catat 253.349 Kasus Virus Corona, Pasien Covid-19 di Rumah Sakit 50.090 Orang
Kerajaan Arab Saudi mencatat 253.349 kasus virus Corona sampai Senin (20/7/2020) sejak merebak Maret 2020. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi
SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi mencatat 253.349 kasus virus Corona sampai Senin (20/7/2020) sejak merebak Maret 2020.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi telah berhasil mengatasi melonjaknya pasien virus Corona di rumah sakit.
Dilaporkan, kasus baru virus Corona Arab Saudi sebanyak 2.429 orang.
Sebaliknya, pasien virus Corona yang sembuh lebih banyak lagi, 5.542 orang.
Sehingga jumlah pasien di rumah sakit mengalami penurunan,.
Dari rata-rata 60.000 orang lebih dalam bulan ini, berangsur turun mendekati di bawah 50.000 orang.
Kemenkes Arab Saudi melaporkan bahwa jumlah pasien virus Corona di rumah sakit sebanyak 50.090 orang.
Dikatakan, total pasien virus Corona yang sembuh 203.259 orang.
Untuk angka kematian juga terus turun dari 50 orang lebih menjadi di bawah 40 orang.
Dalam laporan tersebut, disebutkan, 37 pasien virus Corona meninggal dunia.
Sehingga, jumlah angka kematian akibart Covid-19 sebanyak 2.523 orang.
• Arab Saudi Catat Covid-19 245.851 Orang, 250 Media Ikut Lokakarya Dampak Pandemi ke Anak-anak
• Arab Saudi Pulihkan 187.622 Pasien Virus Corona, Situs Haji Dilarang Masuk Mulai 18 Juli 2020
• Arab Saudi Masukkan Enam Nama dan Kelompok Sebagai Teroris
Sedangkan Rusia melaporkan 5.940 kasus baru virus Corona pada Senin 20/7/2020).
Sehingga jumlah total infeksi menjadi 777.486 orang.
Rusia menempati posisi keempat terbanyak di dunia atas kasus virus Corona.
Para pejabat Rusia mengatakan 85 orang meninggal dalam 24 jam terakhir.
Menjadikan jumlah kematian akibat Covid-19 menjadi 12.427 orang.
Covid-19 telah menginfeksi lebih dari 14.686.829 orang di seluruh dunia.
Angka kematian akibat Covid-19 sebanyak 609.835 orang.
Pasien virus Corona dunia yang telah pulih sebanyak 8.768.289 orang.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan virus Corona sebagai pandemi.
Karena skala penyebaran sudah meluas secara global.
WHO juga telah memperingatkan Covid-19 yang terburuk belum akan datang.
PBB juga mengatakan pandemi virus Corona adalah krisis global terburuk sejak Perang Dunia II.
Dalam hal jumlah kasus virus Corona yang dikonfirmasi.
AS, Brasil, India, Rusia, dan Peru merupakan lima negara yang paling parah terkena serangan virus Corona.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/toko-perhiasan-di-riyadh-arab-saudi.jpg)