Selasa, 9 Juni 2026

Info Haji 2020

Arab Saudi Gelar Ibadah Haji Skala Kecil pada 29 Juli 2020, Terbatas untuk Seribu Jamaah

Tahun ini ibadah haji akan dilakukan di bawah protokol kebersihan ketat dengan akses terbatas bagi jemaah di bawah 65 tahun.

Tayang:
Editor: Amirullah
AFP/STR
Foto diambil jelang pelaksanaan shalat Idul Fitri 1441 H di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi. 

SERAMBINEWS.COM - Meski di tengah pandemi, ibadah haji tahun ini akan tetap dilaksanakan pada 29 Juli 2020 mendatang.

Meski demikian, jumlah jamaah haji tahun ini akan sangat sedikit jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Menurut AFP, ibadah haji tahun ini hanya dijalani terbatas untuk sekitar 1.000 jamaah Muslim.

Pada tahun-tahun sebelumnya, ada sekitar 2,5 juta orang dari seluruh dunia yang berpartisipasi dalam ritual ibadah ini.

Tahun ini ibadah haji akan dilakukan di bawah protokol kebersihan ketat dengan akses terbatas bagi jemaah di bawah 65 tahun dan tidak memiliki penyakit kronis.

"Wukuf di Arafah, puncak dari ritual ibadah haji akan jatuh pada Kamis," ungkap media resmi Arab Saudi, SPA, yang dikutip oleh Mahkamah Agung.

Artinya, pada Rabu 29 Juli 2020 adalah hari pertama ibadah haji dimulai.

Adapun waktu pelaksanaan ibadah haji ditentukan oleh posisi bulan, berdasarkan penanggalan Kalender Hijriah.

()

Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi (Youtube)

Viral Video Tiga Wanita Didekati Beruang Hitam, Satu Orang Malah Manfaatkan Kesempatan Berselfie

Viral, Wanita Ini Konsumsi Obat Pil Kecantikan Delapan Butir Sekaligus dengan Minuman Bersoda

Kisah-kisah Pertarungan Warga vs Ular Piton: Termasuk Piton 7 Meter Serang Orang Saat Mandi

Bulan lalu, Arab Saudi mengumumkan bahwa ibadah haji tahun ini akan sangat terbatas.

Sebuah keputusan yang 'cukup berbahaya' terhadap keamanan politik dan ekonomi negara itu di tengah wabah virus corona.

Sejauh ini, kasus infeksi virus corona di Arab Saudi sebanyak 253.349 kasus dan mencatat 2.523 angka kematian, angka tertinggi di kalangan negara-negara Teluk Arab.

Meski haji telah dibatasi sebanyak 1.000 jemaah saja, 70 persen dari jemaahnya diketahui berasal dari luar Arab Saudi dan sisanya merupakan warga Arab Saudi.

Sementara itu, menurut kementerian urusan haji, bagi profesional medis dan anggota keamanan yang baru pulih dari infeksi virus corona dilarang untuk menjalani ibadah haji.

Keputusan penurunan jumlah jemaah haji yang datang dari luar Arab Saudi adalah yang pertama dalam sejarah modern kerajaan.

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved