Breaking News:

Gibran Nyalon Wali Kota, Politikus PDIP Bantah Isu Dinasti Politik: Penentuan Akhir Ada di Rakyat

Menurut Andreas, PDIP mengusung Gibran karena ia merupakan kader yang mumpuni yang dapat membawa harum nama partai.

via tribunnews.com
Gibran dan Teguh 

Terlebih, kata Andreas, Gibran juga belum tentu terpilih dalam pilkada Desember mendatang, karena hasil akhir jelas berada di tangan rakyat.

Alih-alih langsung dipilih, Andreas menilai bahwa menjadi keturunan dari penguasa saat ini tidak menjamin akan memenangkan kotak suara.

"Padahal penentuan akhir ada di rakyat, rakyat yang akan memilih. Bahwa tidak selalu anak dari turunan yang mereka berkuasa selalu terpilih, belum tentu kan," imbuhnya.

Jangan Dibuang Sembarangan, Sampah Struk ATM Bisa Dipakai Penjahat untuk Kuras Saldo Rekening Anda

Hentikan Sekarang Juga! Minum Air Putih Sisa Semalam Berbahaya Bagi Kesehatan, Ini Alasannya

Hendak Puasa Arafah Tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadhan, Simak Saran dari Ustaz Adi Hidayat

9 Kerbau Dicuri Jelang Idul Adha, Tangis Histeris Pemilik Sampai Memeluk Ternaknya yang Mati

Sejak mendeklarasikan maju dalam kontestasi politik, nama Gibran Rakabuming Raka memang langsung menjadi perhatian.

Banyak pihak menjadi tertarik dengan alasan PDIP mengusung putra dari orang nomor satu di Indonesia itu.

Padahal menurut Andreas, hanya karena Gibran merupakan putra presiden, ia tetap harus menjalani segala prosedur dengan urut dan runtut seperti kader dari kalangan lainnya.

"Lantas apakah memang karena bapaknya presiden sehingga dia bisa menabrak semua prosedur dan dapat ditetapkan dan pasti akan terpilih, karena dia anak presiden? Saya kira tidak," ungkap Andreas.

Andreas, dikutip dari Warta Kota memberikan contoh untuk menguatkan argumennya.

Ia mengingatkan kasus dimana salah seorang anak dari Presiden Jokowi, pernah dibiarkan meskipun tidak lolos seleksi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Masih kuat dalam ingatan kita, salah satu anaknya Jokowi justru tidak lolos dalam tes PNS, malah dibiarkan saja oleh Jokowi."

"Padahal, kalau mau, tidak sulit bagi Jokowi angkat telepon ke MenPAN RB untuk meloloskan anaknya," beber Andreas. (*)

Artikel ini telah tayang di Sosok.id dengan judul Gibran Nyalon Wali Kota Bukan karena Dinasti Politik, Hanya Kebetulan Bapaknya Presiden, PDIP: Penentuan Akhir Ada di Rakyat

Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved