Berita Abdya
Bupati Akmal Cerita Soal Masjid Agung yang Buka 24 Jam, Ternyata Berkaitan dengan Pengalaman Danrem
Bupati Akmal menceritakan, kejadian banyaknya masjid ditutup pada malam hari di Abdya pernah dikeluhkan oleh Danrem 012/ Teuku Umar.
Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Saifullah
Laporan Rahmat Saputra | Abdya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Masjid Agung Aceh Barat Daya (Abdya) yang berlokasi di Desa Seunaloh, Kecamatan Blangpidie diresmikan Bupati Akmal Ibrahim SH pada 11 Februari 2020 lalu.
Muazin yang mendapat kesempatan pertama mengumandang azan pada waktu Shalat Zuhur di masjid kebanggaran masyarakat Blangpidie kala itu adalah Iskandar SPd asal Desa Kuta Tinggi, Blangpidie.
Sedangkan bertindak sebagai imam yakni KH Bachtiar Nasir Lc MM. Ulama nasional itu mengisi sekaligus ceramah pada peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1441 Hijriah yang dipadukan dengan syukuran peresmian Masjid Agung Abdya.
Sejak diresmikan hingga sekarang, masjid megah dan indah dengan luas bangunan 80x60 meter yang menyerap anggaran Rp 53 miliar itu, selalu dikunjungi jamaah, baik asal Abdya maupun dari luar daerah.
Melihat tingginya masyakarat untuk beribadah atau sekadar beristirahat di Masjid Agung Baitul Ghafur itu, maka saat ini pengurus membuka masjid itu selama 24 jam. Selain itu, ternyata ada cerita menarik terkait buka 24 jam nya Masjid Agung Abdya.
• Bupati Abdya Inginkan Masjid Bukan Hanya untuk Shalat, Tapi Juga Tempat Diskusi dan Tukar Pikiran
• Tgk H Fakhruddin Lahmuddin: Banyak Warga tak Percaya Virus Corona, Seharusnya Percaya karena Ini
• Petani di Aceh Barat Tewas Ditebas, Korban Diketahui Berencana Memperluas Kebunnya
Cerita yang diungkap Bupati Abdya, Akmal Ibrahim SH itu saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid At-Taqwa Muhammadiyah Manggeng di Kecamatan Manggeng, Sabtu (25/7/2020) tersebut, rupanya berkaitan dengan pengalaman Danrem 012/Teuku Umar.
Bupati Akmal menceritakan, kejadian banyaknya masjid ditutup pada malam hari di Abdya pernah dikeluhkan oleh Danrem 012/ Teuku Umar.
Saat itu, ungkap Bupati, Danrem 012/Teuku Umar ingin melaksanakan shalat tahajud,namun akibat banyaknya masjid tertutup pada malam hari, maka Beliau harus mencari masjid yang terbuka guna melaksanakan shalat sepertiga malam setelah terjaga dari tidur tersebut.
"Pasca kejadian itu, saya minta kepada pengurus Masjid Agung agar masjid itu harus dibuka 24 jam, sehingga masyarakat bisa melaksanakan ibadah kapan saja saat berkunjung ke Abdya, termasuk pada malam hari," paparnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/masjid-agung-abdya-tampak-pada-siang-hari.jpg)