Update Corona di Aceh Tamiang
Jam Besuk Ditiadakan, RSUD Muyang Kute Perketat Pintu Masuk Setelah Dua Warga Positif Covid-19
RSUD Muyang Kute Perketat Pintu Masuk Setelah Dua Warga Positif Covid-19
Penulis: Budi Fatria | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Budi Fatria | Bener Meriah
SERAMBINEWS.COM, REDELONG -Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muyang Kute, Kabupaten Bener Meriah memperketat pintu masuk ke rumah sakit dan juga meniadakan jam berkunjung atau besuk (bertamu).
Hal itu untuk memutus penyebaran virus Corona (Covid-19), setelah dua warga Bener Meriah terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil swab yang dikeluarkan Laboratorium Balitbangkes Aceh, Jumat (24/7/2020) petang.
Dua warga Bener Meriah tersebut, yakni BS (24), laki-laki dan Y (55), perempuan, mereka terkonfirmasi positif Covid-19.
Kemudian juga, pihak RSUD Muyang Kute bersama Dinas Kesehatan Bener Meriah telah melakukan tes swab terhadap 42 petugas medis di rumah sakit tersebut dan 16 orang masyarakat setempat pada, Sabtu (25/7/2020).
Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Muyang Kute, Zakaria SKM kepada Serambinews.com, Sabtu (25/7/2020) menyampaikan, pihaknya memperketat pintu masuk ke rumah sakit dan juga meniadakan jam berkunjung atau besuk (bertamu).
Disebutkannya, selain itu juga, pihak rumah sakit hanya menggunakan satu pintu masuk dan satu pintu keluar yang lainya semua ditutup.
“Yang boleh menjaga dan mendampingi pasien itu, hanya satu orang, itu pun yang memiliki identitas id card tanda pengenal penjaga pasien,” ujarnya.
• Ekonomi Berantakan Akibat Pandemi, Boeing Tunda Peluncuran Pesawat Jet Besar 777X
• Poltas Gelar Pelatihan Kuliah Daring untuk Calon Mahasiswa Se-Labuhanhaji Raya
• Tak Ada Uang Bayar Kartu Berobat, Pria ini Meninggal Setelah 12 Jam di Bawah Pohon
Sebutnya, untuk id card tanda pengenal penjaga pasien tersebut telah tersedia di semua ruangan.
Menurutnya, pembatasan itu hanya berlaku bagi pengunjung atau jam besuk (bertamu). Sementara untuk pasien, pihak RSUD Muyang Kute masih menerima seperti biasa tidak ada pembatasan.
“Apa lagi bersifat emergency, seperti rujukan dari Puskesmas-Puskesmas, atau pasien kecelakaan itu masih semua kita terima,” tegas Zakaria.
Sementara itu, Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi juga menyampaikan hal yang sama, untuk pelayanan rumah sakit masih seperti biasa.
"Kita juga mengingatkan kepada para petugas untuk betul-betul menjaga suasana, kondisi. Kemudian juga setiap masyarakat yang datang ke rumah sakit apa bila ada yang mengeluh seperti gejala Covid-19 itu harus cepat ditangani,” ujar Bupati.(*)