Breaking News:

Berita Pidie

Bendungan Pintu Satu Tiro Telah Lama Rusak, Suplai Air di Lima Kecamatan Terganggu

"Petani sangat mengeluh akibat ketersediaan air tidak mencukupi dari Krueng Tiro, imbas Bendungan Pintu Satu rusak," jelas Kepala Dinas...

For: Serambinews.com
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Pidie, Sofyan bersama Muspika Glumpang Baro melihat kerusakan Bendungan Pintu Satu Tiro, Pidie, Selasa (28/7/2020). 

"Petani sangat mengeluh akibat ketersediaan air tidak mencukupi dari Krueng Tiro, imbas Bendungan Pintu Satu rusak," jelas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Pidie, Ir Sofyan, kepada Serambinews.com, Selasa (28/7/2020).

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Bendungan Pintu Satu Tiro, Kecamatan Tiro, Pidie telah lama rusak akibat tidak adanya perawatan.

Petani di lima kecamatan, sering tidak cukup air yang dialiri dari Bendungan Pitu Satu Tiro.

Sehingga hasil panen pun berkurang, akibat pertumbuhan tanaman padi tidak cukup air.

"Petani sangat mengeluh akibat ketersediaan air tidak mencukupi dari Krueng Tiro, imbas Bendungan Pintu Satu rusak," jelas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Pidie, Ir Sofyan, kepada Serambinews.com, Selasa (28/7/2020).

Ia menjelaskan, petani mengeluhkan air tidak cukup saat tanaman padi memasuki usia 50 hari.

Petani yang sangat merasakan kekurangan air adalah petani di Kecamatan Glumpang Baro, Kembang Tanjong, Glumpang Tiga, Mutiara Timur, dan Tiro.

Pegawai Kantor Badan Penghubung Aceh di Jakarta Jalani Rapid Test    

"Setiap tahun petani di lima kecamatan itu kesulitan mengairi air ke sawah, dengan luas areal tanam mencapai ribuan hektare," jelasnya.

Dikatakan, dirinya bersama Muspika Glumpang Baro dan Kujruen Kecamatan Glumpang Baro, Muzakir telah melihat langsung kerusakan Bendungan Pintu Satu Tiro yang telah terjadi sejak tahun 2014.

Selain kerusakan bendungan, kata Sofyan, sendimen di aliran Sungai Tiro juga menghambat air mengalir di sungai tersebut.

"Bendungan Pintu Satu Tiro mengairi areal persawahan di atas 1.000 hektare ke atas yang merupakan tanggung jawab Dinas Sumber Daya Air (SDA) Aceh yang harus memperbaikinya," jelas Sofyan. (*)

Dua Desa di Aceh Singkil Terendam Banjir

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved