Breaking News:

Luar Negeri

Teheran Masuk Zona Merah Virus Corona, Segera Berlakukan Kembali Lockdown

Ibu Kota Teheran, Iran telah menjadi zona merah virus Corona, seiring tingginya angka kematian. Kementerian Kesehatan Iran, Selasa (28/7/2020)

AFP/ATTA KENARE
Para pengendara sepeda motor memakai masker dan penutup wajah untuk mencegah terpapar virus Corona di Teheran, Iran, Rabu (22/7/2020). 

SERAMBINEWS.COM, TEHERAN - Ibu Kota Teheran, Iran telah menjadi zona merah virus Corona, seiring tingginya angka kematian.

Kementerian Kesehatan Iran, Selasa (28/7/2020) melaporkan 235 kematian baru akibat virus Corona, Covid-19, sebagian besar di Teheran.

Jumlah itu menjadi korban tertinggi kematian selama satu hari di negara yang paling terpukul virus Corona di Timur Tengah.

"Sebanyak 235 pasien Covid-19 meninggal dunia dalam 24 jam terakhir ini," ujar Juru Bicara Kementerian Kesehatan Iran, Sima Sadat Lari, Selasa (28/7/2020).

Dia mengatakan jumlah korban kematian virus Corona sebanyak 16.147 orang, seperti dilansir AFP, Selasa (28/7/2020).

Lari menyatakan Teheran masuk di antara 15 dari 31 provinsi Iran dalam peringatan zona merah atas virus itu.

"Situasi penyebaran virus Corona sudah sangat mengkhawatirkan di Iran,” kata Lari.

Dia mengatakan jumlah rawat inap harian di negara itu telah mendekati puncaknya.

Iran Hancurkan Kapal Induk Siluman di Selat Hormuz, Sinyal Peringatan ke Militer AS di Teluk

Jubir Pemerintah Iran Masuk Rumah Sakit, Positif Virus Corona,

VIDEO - Kaum Ibu dan Eks Penyandang Kusta Tagih Pencairan Jadup ke Kantor Bupati Aceh Utara

"Teheran, provinsi terpadat, telah menjadi zona merah untuk pertama kalinya sejak puncak pertama virus pada Maret 2020," katanya.

Dia menyerukan penegakan ketat protokol kesehatan.

Halaman
12
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved