Breaking News:

Berita Pidie

Jamaah Masjid Al-Falah Sigli Salurkan Daging Kurban pada Fakir Miskin, Ini Pesan Ustaz Amri Fatmi

Penyaluran daging kurban Idul Adha 1441 H tahun ini bersumber dari para jamaah masjid jamik Kabupaten Pidie

SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Panitia Kurban dari Masjid Agung Al-Falah Sigli, Pidie menyerahkan paket daging kurban kepada para fakir, miskin serta para jamaah shalat, Sabtu (1/8/2020). Pihak panitia panitia turut menyalurkan sebanyak 692 tumpuk daging kurban Idul Adha 1441 H 

Penyaluran daging kurban Idul Adha 1441 H tahun ini bersumber dari para jamaah masjid jamik Kabupaten Pidie

Laporan Idris Ismail I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Sebanyak 692 tumpuk daging kurban dari para jamaah shalat Masjid Jamik Al-Falah Sigli, Pidie, Sabtu (1/8/2020) disalurkan kepada para fakir dan miskin.

Koordinator Panpel Kurban Masjid Jamik Al-Falah Sigli, Pidie, DR Amri Fatmi LC MA bersama ketua Panpel Dr Khairizzaman MA kepada Serambinews.com, Sabtu (1/8/2020) mengatakan, penyaluran daging kurban Idul Adha 1441 H tahun ini bersumber dari para jamaah masjid jamik Kabupaten Pidie dengan menyembelih delapan ekor ternak jenis sapi serta satu ekor kambing.

"Dari hasil penyembelihan ini sebanyak 692 tumpuk daging ini disalurkan untuk fakir dan miskin serta para jamaah shalat plus masyarakat di seputaran wilayah Kota Sigli," ujar Amri Fatmi.

Sumur Zamzam, Keajaiban Abadi Bagi Umat Islam di Seluruh Dunia

Tak Tahu Hasil Swab Positif Covid-19, Warga Simeulue Dikebumikan Tanpa Melalui Protokol Kesehatan

Hasil Swab belum Keluar, 4 Pasien Reaktif Rapid Test Covid-19 Masih Dirawat di RSUD Nagan Raya

Ia juga mengharapkan agar setiap Panpel daging kurban di setiap tingkat kemukiman sebagai Cluster agar dapat memusatkan penyembelihan ternak kurban di masjid kemukiman.

Hal ini dimaksudkan agar penyaluran daging qurban lebih merata bagi setiap fakir dan miskin yang berhak menerima.

Menurut Amri Fatmi, selama ini praktek penyembelihan daging kurban dilakukan disetiap meunasah gampong.

Sehingga fokus pembagian daging kerap tidak merata. Buktinya, terkadang gampong ada yang menyembelih 10 sampai 16 ekor ternak.

Sementara ada gampong yang menyembelih satu sampai dua ekor saja. Sehingga perolehan daging menjadi tidak merata dalam satu gampong.

"Maka dengan dikoordinir pada satu titik kemukiman maka pembagian akan menjadi lebih merata untuk setiap penerima dalam setiap gampong," katanya. (*)

Penulis: Idris Ismail
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved