Puskesmas Alue Bilie Tutup 5 Hari  

Pelayanan di Puskesmas Alue Bilie, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, ditutup selama lima hari terhitung sejak Kamis (30/7/2020)

For Serambinews.com
Puskesmas Alue Bilie, Darul Makmur, Nagan Raya ditutup sementara layanan medis, Kamis (30/7/2020). 

SUKA MAKMUE - Pelayanan di Puskesmas Alue Bilie, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, ditutup selama lima hari terhitung sejak Kamis (30/7/2020) sore hingga Senin (3/8/2020) mendatang. Penutupan layanan medis itu dilakukan karena sejumlah pasien reaktif rapid test Covid-19 pernah dirawat di puskesmas tersebut.

Pasien-pasien itu sekarang dalam penanganan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Iskandar Muda (SIM) Nagan Raya. Namun, satu dari empat orang yang pernah dirawat di Puskesmas Alue Bilie sudah meninggal dunia dengan status reaktif Covid-19. Penutupan itu sempat dipertanyakan oleh warga setempat mengingat Puskesmas Alue Bilie merupakan puskesmas rawat inap.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Puskesmas Alue Bilie, Hardiansyah SKep Ners, mengakui pelayanan di puskesmas itu ditutup selama lima hari. “Ada sejumlah pertimbangan sehingga Puskemas kita tutup selama lima hari. Kita rencanakan, pelayanan akan kita buka kembali pada Selasa (3/8/2020) mendatang," katanya kepada Serambi, dua hari lalu.

Menurut Hardiansyah, penutupan itu dilakukan pihaknya karena empat pasien yang diketahui reaktif berdasarkan rapid test pernah dirawat selama 3 hari di puskesmas tersebut. Sehingga, sejumlah petugas medis yang pernah kontak dengan pasien itu.

Pertimbangan lain, tambah Hardiansyah, berdasarkan rekomendasi dokter spesialis paru, petugas medis di puskesmas itu membutuhkan isolasi mandiri sambil menunggu keluarnya hasil tes swab terhadap pasien yang kini dirawat di RSUD SIM.  “Penutupan ini juga sudah kami koordinasikan dengan Dinkes Nagan Raya," ujar Hardiansyah.

Dengan penutupan itu, lanjutnya, sistem piket pada Jumat hingga Senin untuk sementara waktu juga ditiadakan. Apalagi, dalam rangka Idul Adha 1441 Hijriah. “Alasan lain kita menutup sementara puskesmas adalah saat ini pasien rawat inap sedang kosong. Karena sedang ditutup, puskesmas juga akan kita semprot disinfektan dengan tujuan untuk memutuskan mata rantai Covid-19," ungkapnya.

Ia meminta masyarakat untuk berobat ke puskesmas lain yang terdekat sambil menunggu Puskeasmas Alue Bilie buka kembali. "Untuk Kecamatan Darul Makmur ada tiga puskesmas. Selain di Alue Bilie juga ada Puskesmas Suka Mulya dan Alue Rambot," rincinya. Terhadap petugas kesehatan puskesmas itu, tambah Hardiansyah, pada Rabu (29/7/2020) sudah dilakukan rapid test dan hasilnya semua nonreaktif.

Terpisah, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Nagan Raya, dr Dedi Apriandi, kepada Serambi, Sabtu (1/8/2020), mengatakan, penutupan itu sudah disampaikan melalui pengumuman yang ditulis pada karton dan dipajang di depan pintu puskesmas tersebut. Hal tersebut juga sudah disampaikan dalam bentuk tertulis yang diteken oleh Plt Kepala Puskesmas. “Puskesmas Alue Bilie juga sudah disemprot cairan disinfektan,” pungkas Dedi. (riz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved