Breaking News:

Berita Aceh Besar

Ternak Sapi Berkeliaran di Jalan Raya, Ini Penjelasan Sekda Aceh Besar

Ternak sapi milik warga berkeliaran di jalan raya atau median jalan dua jalur persisnya Kawasan Gampong Lamblang Manyang, Kecamatan Darul Imarah...

SERAMBINEWS.COM/ASNAWI LUWI
Ternak sapi milik warga berkeliaran di jalan raya atau median jalan dua jalur persisnya Kawasan Gampong Lamblang Manyang, Kecamatan Darul Imarah dan daerah lainnya di Kabupaten Aceh Besar, Senin (3/8/2020). 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO  - Ternak sapi milik warga berkeliaran di jalan raya atau median jalan dua jalur persisnya Kawasan Gampong Lamblang Manyang, Kecamatan Darul Imarah dan daerah lainnya di Kabupaten Aceh Besar, Senin (3/8/2020).

Ternak sapi ini terkesan dibiarkan berkeliaran di depan Gedung Meuligoe Wali Nanggroe dan sudah menjadi pemandangan rutin di kawasan tersebut yang bebas berkeliaran dan hal ini sangat membahayakan pengendara kendaraan bermotor yang melintas di daerah itu, dan ini rawan terjadinya kecelakaan berlalu lintas.

Winda, seorang pengendara sepeda motor, kepada Serambinews.com, Senin (3/8/2020) mengatakan, ternak sapi berkeliaran di jalan raya dan di depan Meuligoe Wali Nanggroe sangat meresahkan masyarakat dan terkesan adanya pembiaran.

Ternak sapi itu berkeliaran hampir setiap hari di daerah itu dan juga seperti pemiliknya membiarkan ternaknya berkeliaran tidak memasukkan ke dalam kandang.

Seharusnya, Pemkab Aceh Besar memberikan sanksi tenda terhadap pemilik ternak yang membiarkan ternaknya berkeliaran di tempat-tempat umum. Ini bukan saja membahayakan pengguna jalan, tetapi kotorannya juga menimbulkan bau tak sedap dan terkesan kota jadi jorok akibat kotoran ternak.

Sementara itu,  Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Besar, Drs Iskandar MSI, kepada Serambinews.com, Senin (3/8/2020) mengatakan, petugas Satpol PP Aceh Besar sudah beberapa kali menangkap ternak yang berkeliaran tersebut. Ternak tersebut ketika ditangkap, pemiliknya tidak ada yang mengaku dan diberikan tanda cat pilot pada bagian badan ternak agar memudahkan mengenalnya. Namun, kendala, mereka saat ini ketika menangkap ternak belum tersedia areal atau lokasi  untuk menampung ternak tersebut.

Menurut dia, Peraturan Bupati (Perbup) Aceh Besar tentang larangan ternak berkeliaran di depan umum sudah ada. Tetapi, karena tempat atau kandang untuk menampung ternak belum tersedia.

Pemkab Aceh Besar akan tetap menertibkan ternak berkeliaran di jalan raya di Aceh Besar, karena selain membuat wajah Kota jadi semrawut juga rawan sekali terjadinya kecelakaan berlalu lintas.

Sekda mengimbau kepada masyarakat pemilik ternak sapi atau kambing di Aceh Besar agar memasukkan ternaknya ke dalam kandang.(*)

Sampah Menumpuk Samping Saluran ke Ujong Blang Hingga 200 Meter, Warga Mengeluh, Ini Harapannya

Megabintang Juventus Cristiano Ronaldo Batal Menyabet Predikat Manusia Langka, Ini Alasannya

Positif Covid-19, Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto Jalani Isolasi Mandiri

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved