Breaking News:

Berita Subulussalam

Khabar Gembira Bagi Petani Sawit, Harga TBS Sudah Melonjak, Capai Rp 1.500 Per Kg

Harga tanda buah segar (TBS) sawit tidak terkena dampak virus Corona baru, Covid-19. Hal itu tentunya berbanding terbalik dengan komoditi lainnya

Serambinews.com
Truk mengakut tandan buah segar kelapa sawit petani Aceh Singkil, Jumat (26/6/2020) 

Laporan Khalidin I Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Harga tanda buah segar (TBS) sawit tidak terkena dampak virus Corona baru, Covid-19.

Hal itu tentunya berbanding terbalik dengan komoditi lainnya, seperti buah jernang dengan tujuan ekspor, harga anjlok.

Kelapa sawit yang sudah diembargo oleh Uni Eropa dengan alasan merusak lingkungan tidak mempengaruhi pasar Indonesia.

Selain sebagai bahan minyak kelapa, juga dikembangkan sebagai biodiesel oleh pemerintah.

Bahan bakar ini memili emisi gas rendah.

Juga dapat sebagai pembuatan margarin atau mentega, lipstik dan lainnya.

Bahkan, cangkang kelapa sawit sudah mulai diekspor ke Jepang melalui Pelabuhan Kuiala Langsa.

Terlepas dari itu, para petani di Kota Subulussalam khususnya dan Aceh umumny, sudah bisa tersenyum lebar,

Pasalnya, Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di daerah ini terus membaik dari hari ke hari.

Halaman
123
Penulis: Khalidin
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved