Breaking News:

Berita Aceh Tengah

Razia Operasi Patuh Selawah 2020 di Aceh Tengah, 300 Pelanggar Terjaring, Ini Jenisnya

“Selain memberikan sanksi, kita juga mengedukasi para pengendara, akan pentingnya menjaga ketertiban berlalu lintas,

Penulis: Mahyadi | Editor: Nur Nihayati
For Serambinews.com
Satlantas Polres Aceh Tengah menggelar kegiatan operasi patuh Seulawah 2020 di salah satu ruas jalan protokol di Kota Takengon. 

“Selain memberikan sanksi, kita juga mengedukasi para pengendara, akan pentingnya menjaga ketertiban berlalu lintas,

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS. COM, TAKENGON – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Tengah, telah menjaring sekitar 300 pelanggaran lalu lintas selama berlangsungnya Operasi Patuh Seulawah 2020.

Pelanggaran tersebut, terdiri dari kendaraan roda dua berupa tidak menggunakan helm standar, tidak membawa kelengkapan surat serta pengendara di bawah umur.

Pelaksanaan Operasi Patuh Seulawah yang akan berakhir pada 5 Agustus 2020, telah dilaksanakan di sejumlah titik, terutama di kawasan tertib lalu lintas di beberapa ruas jalan protokol di Kota Takengon.

“Masih ada kita jumpai pengendara yang tidak menggunakan helm.

Bahkan ada di antaranya malah bukan helm standar, “ kata Kapolres Aceh Tengah, AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat melalui Kasat Lantas AKP Yofie Artanta kepada Serambinews.com, Rabu (5/8/2020).

Ledakan di Beirut, Berbagai Spekulasi Muncul: Gudang Senjata hingga Serangan Udara Israel

Khabar Gembira Bagi Warga Sabang, Kapal Cepat dan Feri Kembali Berlayar Empat Kali Sehari

KM Inka Mina Dibakar OTK

Bagi para pelanggar, lanjut Yofie Artanta, dikenakan sanksi berupa tilang sehingga diharapkan untuk ke depannya tidak akan mengulangi pelanggaran serupa serta pelanggaran lainnya.

“Selain memberikan sanksi, kita juga mengedukasi para pengendara, akan pentingnya menjaga ketertiban berlalu lintas, contohnya menggunakan helm standar.

Tujuannya tentu untuk keselamatan saat berkendara, “ lanjutnya.

Dia sebutkan, selama pelaksanaan Operasi Patuh Seulawah 2020, ada beberapa jenis pelanggaran lalu lintas yang menjadi fokus, di antaranya tidak menggunakan helm standar.

Lalu, pengemudi di bawah umur, melawan arus, menggunakan HP saat mengemudi ranmor, dalam pengaruh alkohol serta pengunaan sabuk pengaman bagi kendaraan roda 4 atau mobil.

“Pengawasan terhadap pelanggaran lalu lintas ini, bukan hanya pada saat adanya operasi saja, tetapi akan secara rutin dilaksanakan.

Gunanya, untuk menciptakan ketertiban berlalu lintas, serta menekan tingkat kecelakaan lalu lintas, khususnya di wilayah hukum Aceh Tengah, “ pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved