Breaking News:

Haba Bank Aceh

Bank Aceh Syariah KPO Salurkan Pembiayaan kepada 33.850 Perempuan Prasejahtera

Hingga sekarang, program ini sudah menyentuh lebih dari 8.000 kelompok perempuan atau setara 34.000 pengusaha ultra mikro dan mikro

For Serambinews.com
Pemimpin PT Bank Aceh Syariah KPO, Fadhil Ilyas (kiri), beraudiensi dengan sejumlah kelompok penerima Pembiayaan Komida, di Meunasah Papeun, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar (foto diambil sebelum pandemi Covid-19). 

Bank Aceh Syariah KPO Salurkan Pembiayaan kepada 33.850 Perempuan Prasejahtera

Menginjak usia Ke-47 tahun, PT Bank Aceh Syariah terus berkomitmen mendukung program Pemerintah Aceh dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Bekerja sama dengan Koperasi Mitra Dhuafa (Komida), Bank Aceh Syairah Kantor Pusat Operasional (KPO) hingga Juli 2020 sudah menyalurkan pembiayaan kepada 33.850 perempuan prasejahtera di Aceh. Penyaluran pembiayaan itu diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan taraf hidup masyarakat, khususnya kaum hawa di Tanah Rencong.

Pemimpin PT Bank Aceh Syariah KPO, Fadhil Ilyas, mengatakan, saat ini keterbatasan lapangan pekerjaan dan akses modal masih menjadi kendala bagi masyarakat dalam mengembangkan usahanya. Karena itu, aksesibilitas modal dan keterampilan menjadi solusi bagi peningkatan taraf hidup masyarakat, terutama bagi kaum perempuan yang produktif.

VIDEO - Sambut HUT ke-47 Tahun, Bank Aceh Syariah Cabang Bireuen Gelar Donor Darah

Luar Biasa, di Tengah-tengah Covid-19, Bank Aceh Syariah Berhasil Kumpulkan 200 Kantong Darah

“Selain memberi aksesibilitas modal dan keterampilan bagi masyarakat, penyaluran pembiayaan ini kita harapkan dapat mendorong pertumbuhan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di berbagai sektor usaha. Selain itu, untuk mendorong inklusi keuangan bagi mereka yang belum memiliki akses kepada perbankan,” kata Fadhil di sela-sela center meeting Komida di Meunasah Papeun, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, beberapa waktu lalu. 

Menurut Fadhil, program kemitraan ini merupakan komitmen Bank Aceh Syariah untuk turut serta dalam upaya pengembangan UMKM yang berkesinambungan. “Kami akan terus mensinergikan program penyaluran pembiayaan yang  dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut Fadhil menjelaskan, penyaluran pembiayaan melalui Komida dilakukan pihaknya dengan mengadopsi konsep Grameen Bank yang dirintis Muhammad Yunus, peraih nobel perdamaian pada tahun 2006 lalu. Pembiayaan dikhususkan kepada sektor produktif dan peningkatan kualitas hidup seperti, sanitasi, pendidikan, instalasi listrik, dan renovasi. Sehingga, kata Fadhil, program itu membantu penerima pembiayaan untuk mengembangkan usaha keluarga, agar dapat meningkatkan taraf hidup mereka.

Bank Aceh Syariah KPO Gelar Pelatihan Online

Hadiah Langsung Poin Tabungan Seulanga, Dari Sepmor Hingga AC untuk Nasabah Bank Aceh Syariah Sigli

Plafon pembiayaan yang diberikan Rp 500 ribu hingga Rp 30 juta dengan jangka waktu maksimal 36 bulan. Penyaluran pembiayaan tidak hanya bersifat transaksional, namun juga dilakukan pembinaan melalui pertemuan rutin yang digelar seminggu sekali untuk setiap kelompok.

“Penerima pembiayaan ini adalah kelompok perempuan pra sejahtera yang terdiri dari 5 sampai 10 orang. Hingga sekarang, program ini sudah menyentuh lebih dari 8.000 kelompok perempuan atau setara 34.000 pengusaha ultra mikro dan mikro yang tersebar dalam 19 kabupaten/kota di Aceh,” pungkas Fadhil Ilyas.

Sementara itu, Manajer Regional A Komida Aceh, Mulyadi, mengatakan, program kerja sama Bank Aceh Syariah dan Komida sudah berjalan sejak 2006 lalu. Menurutnya, Komida memulai aktivitas melalui penyaluran pembiayaan untuk korban tsunami di Aceh dengan membuka kantor cabang pertama di Darussalam, Banda Aceh. Saat ini, sebut Mulyadi, Komida sudah memiliki 287 cabang dengan 732.856 anggota yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Komida lahir dan besar di Aceh. Apresiasi setinggi-tingginya kami berikan kepada Bank Aceh Syariah yang sudah menjadi pelopor dalam mendukung kebutuhan finansial Komida sejak 14 tahun lalu,” ujarnya.

Mulyadi menambahkan, mengikuti jejak Bank Aceh Syariah yang sudah menjalankan bisnisnya sesuai dengan prinsip syariah, Komida pun berencana untuk melakukan konversi usaha di seluruh indonesia dengan menjadikan Bank Aceh Syariah sebagai role model.

“Komida Aceh saat ini sudah menjalankan prinsip secara syariah dan menjadi pionir bagi koperasi syariah di Tanah Air. Hal ini tercapai berkat dukungan Bank Aceh Syariah. Masyarakat tidak perlu meragukan kehadiran Komida dalam memberikan akses modal maupun keterampilan bagi kelompok perempuan yang produktif,” ungkap Mulyadi.

Pada kesempatan yang sama, Mulyadi sekaligus juga mengklarifikasi tudingan sejumlah pihak yang menyebutkan Komida sebagai bank keliling atau rentenir. “Melalui rapat tahunan anggota pada Maret 2020 lalu, Komida sudah mengangkat Tim Pengawas Syariah,” ujarnya. Meski terdampak Covid-19, tambahnya, kualitas pembiayaan yang diberikan oleh Kominda hingga saat ini masih sangat baik. (*)

Editor: iklan@serambinews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved