Breaking News:

Berita Banda Aceh

Pagi Musibah, Sorenya Pemko Salurkan Bantuan Masa Panik pada Korban Kebakaran Rumah di Panteriek

Bantuan masa panik tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial dan Camat Lueng Bata kepada korban Mulyadi.

For Serambinews.com
Menyerahkan bantuan masa panik kepada korban kebakaran di Komplek Budha Tzu Chi, Desa Panteriek, Kecamatan Lueng Bata, pada Rabu (06/08/2020). 

Bantuan masa panik tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial dan Camat Lueng Bata kepada korban Mulyadi.

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Sosial Kota Banda Aceh menyerahkan bantuan masa panik kepada korban kebakaran di Komplek Budha Tzu Chi, Desa Panteriek, Kecamatan Lueng Bata, pada Rabu (06/08/2020).

Bantuan masa panik tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial dan Camat Lueng Bata kepada korban Mulyadi.

Kepala Dinas Sosial melalui Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Azhari, SP mengatakan setelah mengetahui informasi kebakaran pihaknya langsung mendata untuk diberikan bantuan.

VIDEO - Cegah Penyebaran Covid-19, Dua Desa di Nagan Raya Diisolasi

"Begitu dapat kabar kurang lebih jam 10.00 WIB setelah didata, sorenya setelah salat asar langsung kita bergerak memberikan bantuan," kata Azhari.

Azhari mengatakan, bantuan masa panik yang diberikan oleh Dinsos tidak hanya sembako tetapi juga perlengkapan tidur.

"Selain sembako, seperti beras, minyak goreng, telur dan panganan lainnya. Juga ada kasur, kain sarung, handuk dan lain-lain karena pada musibah kebakaran ini semua isi rumah sudah hangus terbakar," kata Azhari.

Berikut 6 Manfaat Apel Bagi Kesehatan, Bisa Menurunkan Risiko Diabetes Hingga Jantung

Dalam hal tersebut juga, Camat Lueng Bata Mustafa, S.Sos berharap bantuan yang diberikan semoga dapat meringankan beban korban.

Mustafa mengimbau kepada warga kecamatan Lueng untuk lebih berhati-hati pada cuaca angin kencang seperti sekarang ini.

"Masyarakat harus lebih peduli untuk mencegah terjadinya kebakaran, seperti mematikan listrik kalau keluar rumah, memastikan api di kompor benar-benar mati bagi ibu-ibu yang selesai masak dan untuk anak-anak jangan bermain petasan sembarangan apalagi perkarangan komplek seperti ini," harap Mustafa.(*)

8 Langkah Tata Cara dan Bacaan Niat Mandi Junub, Menyucikan Diri

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved